Kakek Telantar

Kakek Renta di RSU Sigli Sudah Ada Keluarga, Ternyata Warga Gampong Bluek Arab, Pidie

Kakek itu bernama Ramli Yusuf, warga Gampong Bluek Arab, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Kakek Renta di RSU Sigli Sudah Ada Keluarga, Ternyata Warga Gampong Bluek Arab, Pidie
Dok Dinas Sosial Pidie
Keluarga mendampingi kakek yang sebelumnya diinformasikan tak ada keluarga di RSU Tgk Chik Ditiro Sigli, Rabu (15/1/2020) 

Kakek itu bernama Ramli Yusuf, warga Gampong Bluek Arab, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

SERAMBINEWS.COM, SIGLI - Seorang kakek renta sudah sebulan dirawat di RSU Tgk Chik Ditiro Sigli kini sudah ada keluarga.

Kakek itu bernama Ramli Yusuf, warga Gampong Bluek Arab, Kecamatan Peukan Baro, Pidie.

Sekarang keluarga asal kampung itu telah mendampingi sang kakek yang tadinya tak ada yang mengurusi.

Informasi awal merebak setelah diberitakan media ini sebelumnya.

Direktur RSU Tgk Chik Ditiro Sigli dr Muhammad Yassir SpAn melalui Kabid Pelayanan dr Dwi Wijaya kepada Serambinews.com, Rabu (15/1/2020) membenarkan informasi itu.

"Ya kita senang, si kakek sudah ada keluarganya," kata dr Dwi.

Enak tapi Berbahaya, Berikut 11 Makanan Enak yang Dapat Menyebabkan Penyakit Kanker

Pelayanan RS Teuku Umar Dikeluhkan, Dari Dokter Poli Telat Masuk, Hingga Piket Berada di Luar Kota

Luna Maya Dikabarkan Sedang Dekat dengan Ryochin, DJ Asal Jepang

Hal ini juga diinformasikan oleh Kabid Rehabilitasi dan Sosial Dinas Sosial Pidie, Vivi Anita.

"Kami berterimakasih kepada media Serambi dan masyarakat telah membantu," ujar Vivi Anita.

Diberitakan sebelumnya, ada seorang kakek telantar tak ada keluarga di RSU Tgk Chik Di Tiro Sigli, Pidie

Kakek telantar tiada keluarga tak ada identitas di Rumah Sakit Tgk Chik Tiro Sigli, Selasa (14/1/2020)
Kakek telantar tiada keluarga tak ada identitas di Rumah Sakit Tgk Chik Tiro Sigli, Selasa (14/1/2020) (For Serambinews.com)

Bicaranya tidak jelas. Tidak diketahui asal usul maupun namanya.

Usianya sekira 60 -70 tahun. Tubuhnya kurus berbalut tulang. Sudah sebulan dirawat di rumah sakit ini.

Sayangnya tidak ada sanak keluarga. Sehingga sangat memilukan nasib lelaki tua renta ini.

Ihwal penemuannya ditemukan masyarakat kakek ini terbaring lemas di emperan toko di Kota Sigli.

Lalu warga memberitahukan petugas kemudian Satpol PP dan WH Pidie memboyong ke rumah sakit.

Direktur RSU Tgk Chik Ditiro Sigli, dr Muhammad Yassir SpAn didampingi Kabid Pelayanan dr Dwi Wijaya kepada Serambinews.com, Selasa (14/01/2020) membenarkan informasi ini.

"Iya sudah sebulan dirawat di sini di ruang jiwa. Ditangani dokter jiwa, dokter penyakit dalam dan ahli saraf," jelas dr Dwi.

Pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan dan Dinas Sosial Pidie.

"Sekarang kondisi kakek telah membaik, cuma tidak ada keluarga mengurusinya," kata dr Dwi menyiratkan keprihatinan.

Terpisah, Kepala Bidang Rehabilitasi dan Sosial Dinas Sosial Pidie, Vivi Anita mengatakan, mereka telah membesuk kakek itu.

Kebutuhan semisal pempes, pakaian seadanya telah dibantu.

Cuma, untuk ke depan perlu perawatan untuk mengurus si kakek.

"Kita berharap bisa ditemukan keluarganya," ujar Vivi.

Meski suara kurang jelas, petugas dinas sosial sempat berkomunikasi menanyakan alamat si kakek.

"Kakek itu menyebut kampung di Caleu. Lalu kami hubungi petugas di kecamatan. Tapi tidak mengenal kakek ini, " jelas Vivi.

Kemudian si kakek juga sempat mengatakan kampung di Meureudu. Nah, petugas juga coba koordinasi dengan pihak Dinas Sosial Pidie Jaya.

Namun belum ada hasil.

Langkah berikutnya, pihaknya akan berkoordinasi dengan Panti Jompo di Banda Aceh karena di Pidie tak ada panti tersebut.

Cuma kendalanya di Panti Jompo harus dapat mengurus sendiri. Sedang kondisi si kakek bicara tidak jelas dan tidak terurus.

"Kita sangat sedih melihat kondisi si kakek ini. Mudah mudahan informasi ini bisa sampai ke keluarga si kakek," demikian Vivi Anita. (*)

Penulis: Nur Nihayati
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved