Sirine Damkar Kejutkan Warga, Bengkel Dilalap si Jago Merah  

Deru suara sirine dari empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) menjelang pelaksanaan shalat subuh sangat mengejutkan

Sirine Damkar Kejutkan Warga, Bengkel Dilalap si Jago Merah   
www.serambitv.com
Kebakaran, Jumat (10/01/2020) pukul 02.30 WIB terjadi pada pabrik pengolahan minyak kelapa milik PT Batara Jaya Abadi, di Desa Blang Keutumba, Leubok Jok, Kecamatan Juli Bireuen. 

BIREUEN - Deru suara sirine dari empat mobil pemadam kebakaran (Damkar) menjelang pelaksanaan shalat subuh sangat mengejutkan warga Geulanggang Gampong, Cureh, Kota Juang, Bireuen, Selasa (14/1/2020).

Kehadiran dua unit damkar dari Pos Induk Bireuen, dan dua unit lain dari Pos Damkar Kutablang guna memadamkan api di bengkel mobil Dirga milik Jufriadi (35) warga Desa Lhok Nga, Kutablang. Bahkan, arus lalulintas sempat macet di pagi itu.

“Beberapa hari lalu, damkar dengan sirinenya yang keras  bergerak ke arah Juli untuk memadamkan api di pabrik pengolahan minyak kelapa. Pagi tadi, kami kembali terkejut mendengar suara sirine damkar, ternyata satu bengkel terbakar,” ungkap M Arif, warga Cureh kepada Serambi, Selasa (14/1/2020) pagi.

Bengkel yang terbakar itu berada di pinggir jalan umum (Jalinsum) Medan-Banda Aceh. Menyusul peristiwa itu, ruangan penyimpanan mesin termasuk peralatan ludes terbakar. Tujuh unit kendaraan roda empat yang sedang diperbaiki juga dilalap si jago merah. Yakni empat unit angkutan umum L-300, satu unit Colt Diesel, dan satu unit Panther Pikap.

Usaha kerja keras petugas damkar yang berjibaku memadamkan api bersama masyarakat, maka api berhasil dipadamkan satu jam setelah peristiwa. Saat kejadian, kondisi bengkel tutup tidak ada pekerja yang tinggal.

Amatan Serambi di lokasi bengkel, sejumlah pemilik kendaraan yang sedang diperbaiki melihat kondisi mobilnya. Ada yang terbakar bagian dinding, catnya terkelupas, sebagian ban terbakar, dan seluruh rangkaian kawat pada mesin meleleh terkena panasnya api. Beberapa warga membuka kap dan melihat mesin yang ikut terbakar.

Pemilik bengkel, Jufriadi kepada Serambi mengatakan, ia mendapatkan informasi dari rekannya kalau tempat usahanya terbakar. Setelah mendapat kabar itu, ia segera berangkat dari Kutablang ke bengkel. Ketika melihat api sedang dipadamkan, ia hanya mampu terduduk lesu.

Komandan Regu (Danru B) Pos Pembantu Pemadam Kutablang, Murdani kepada Serambi mengatakan,  mereka  mengetahui kebakaran berasal dari informasi anggota Pos Damkar Kutablang, Riki (25)  yang tinggal di sekitar lokasi bengkel.

Kemudian, Murdani  mengabarkan ke pos induk di Kota Bireuen. Lalu,  dua unit armada pemadam Pos Kutablang dan dua unit dari pos induk ke lokasi memadamkan api. Setelah berjibaku selama 1 jam, api berhasil dipadamkan.

Penyebab bengkel mobil di Gampong Geulanggang Gampong/Cureh, Kota Juang, Bireuen terbakar diduga akibat korsleting listrik. Dugaan itu disampaikan Kapolres Bireuen, AKBP Gugun Hardi Gunawan SIK MSi melalui Kapolsek Kota Juang, AKP Sufli didampingi Kanit Reskrim Aipda Abdul Gafur kepada Serambi, kemarin.

Disebutkan, saat mendengar suara sirene, anggota dari Polsek Kota Juang langsung bergerak ke lokasi. Kemudian tiba tim identifikasi Polres Bireuen melakukan penyelidikan. Hasil penyelidikan kuat dugaan korsleting arus yang ada pada bagian atas dekat meteran listrik. “Dekat meteran bagian atas disebut-sebut awal mula titik api yang terlihat oleh beberapa saksi mata,” ujarnya.

Kemungkinan, kata Bripka Abdul Gafur, peletakan kabel belum memenuhi standar, sehingga begitu percikan api langsung menyambar  bengkel yang berkonstruksi kayu. Bengkel permesinan dan pengecatan mobil yang juga bersebelahan dengan Hotel Djarwal Bireuen ludes dimangsa api.(yus)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved