Siswa Belajar di Ruang UKS, Atap Ruang Kelas Belum Rampung Diperbaiki

Puluhan pelajar kelas II SMPN 2 Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) masih mengikuti proses belajar mengajar (PBM) di ruang keterampilan

Siswa Belajar di Ruang UKS, Atap Ruang Kelas Belum Rampung Diperbaiki
SERAMBINEWS.COM/ZAINUN YUSUF
Sejumlah pekerja memasang kembali atap seng ruang kelas SMPN 2 Susoh di Desa Padang Baru, Kabupaten Abdya, Rabu (15/1/2020). Tiga ruang kelas sekolah tersebut copot atap bersama rangka kayu atap akibat diterjang angin kencang dalam peristiwa, Kamis (9/1/2020) sore.           

BLANGPIDIE - Puluhan pelajar kelas II SMPN 2 Susoh, Aceh Barat Daya (Abdya) masih mengikuti proses belajar mengajar (PBM) di ruang keterampilan dan ruang Usaha Kesehatan Sekolah (UKS), hingga Rabu (15/1/2020). Hal itu keran dua ruang kelas di sekolah itu belum bisa digunakan setelah atap seng bersama rangka kayu copot diterbangkan angin kencang, Kamis (9/1/2020) lalu.

Kepala SMPN 2 Susoh, Hasmizar SPd yang dihubungi  Serambi, Rabu kemarin, menjelaskan, meski perbaikan atap ruang kelas yang rusak itu belum rampungh namun PBM tetap berjalan normal karena masih bisa memakai ruang keterampilan dan UKS. Kedua ruang tersebut, jelas Hasmizar, digunakan sebagai tempat belajar sementara sambil menunggu selesainya perbaikan ruang kelas. “Meski memakai ruang UKS dan keterampilan, namun pelajar tak lagi belajar di lantai karena masih bisa menggunakan meja dan kursi dari dua ruangan kelas yang copot atapnya,” kata Hasmizar.

Sedangkan pelajar yang sejak tiga hari terakhir sempat mengikuti PBM di musala sekolah, beber Hasmizar, sudah kembali menempati ruang kelas semula setelah dilakukan perbaikan. “Tinggal pelajar yang mengikuti PBM di ruang keterampilan dan ruang UKS saja yang belum belajar di ruang kelas semula karena masih menungggu selesainya pekerjaan pemasangan rangka kayu dan atap seng dua ruang kelas yang mengalami kerusakan parah saat peristiwa hujan lebat disertai angin kencang, Kamis (9/1/2020) lalu.

Perbaikan kedua ruang kelas tersebut, jelas Hasmizar, sudah dilakukan selam dua hari, sehingga kini tinggal pemasangan rangka kayu atap diikuti pemasangan atap seng. “Target kita, satu minggu selesai seluruh pekerjaan sehingga kedua ruang kelas itu bisa dipakai kembali sebagai ruang PBM kelas II,” ucapnya.

Seperti diketahui, pada Kamis pekan lalu, Abdya dilanda hujan deras yang disertai angin kencang, sehingga menyebabkan sejumlah desa banjir dan belasan rumah warga rusak serta copot atapnya keran dihempas badai. Selain rumah, peristiwa tersebut juga mengakibatkan tiga ruang belajar kelas II di SMPN 2 Susoh di Desa Padang Baru, Abdya, copot atap seng bersama rangk kayunya karena diterbangkan angin.

Dampaknya, sejak Jumat (10/1/2020) pagi lalu, 72 pelajar kelas II pindah mengikuti PBM di ruang keterampilan, UKS, dan musalla sekolah. Bahkan, selama dua hari, para pelajar sempat belajar di atas lantai lantaran  meja dan kursi masih dalam kondisi tertimpa puing-puing plafon dan rangka kayu atap yang jatuh dalam ruang kelas. Tak pelak, sekitar 72 pelajar SMPN 2 Susoh terpaksa mengikuti proses belajar mengajar di permukaan lantai.

Sementara itu, Dinas Sosial (Dinsos) Aceh Barat Daya (Abdya), Rabu (15/1/2020), menyalurkan bantuan bahan bangunan dan pangan dari Dinsos Aceh kepada warga yang atap rumahnya copot diterjang angin kencang. Bantuan tersebut disalurkan tepat pada hari ketujuh setelah peristiwa bencana alam itu terjadi pada Kamis (9/1/2020) pekan lalu.  “Bantuan logistik ini agak terlambat kita salurkan karena menunggu atap seng dari Dinas Sosial Aceh yang baru kita terima, Selasa (14/1/2020),” kata Kepala Dinsos Abdya, Ikhwansyah TA SH kepada Serambi, Rabu kemarin.

Bantuan bahan bangunan dan pangan itu, urainya, disalurkan ke tiga titik, yaitu Desa Padang Baru dan Desa Pawoh, Kecamatan Susoh, dan Desa Jeumpa Barat, Kecamatan Jeumpa. Bantuan bahan bangunan ini diserahkan secara simbolis melalui keuchik masing-masing dengan disaksikan Muspika setempat. “Bantuan terhadap korban angin kencang di lokasi lainnya akan menyusul,” ujar Ikhwansyah.(*/nun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved