Istri Terdakwa Akui Selingkuh, Kasus Hasbi Bunuh Wakidi

Isma (28), istri dari Hasbi (30), terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wakidi (35), mengakui bahwa ia terlibat perselingkuhan

Istri Terdakwa Akui Selingkuh, Kasus Hasbi Bunuh Wakidi
Dok. Polres Nagan Raya
Rekontruksi (reka ulang) kasus pembunuhan yang menewaskan Wakidi dengan tersangka Hasbi di Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya, pada Oktober 2019. 

SUKA MAKMUE - Isma (28), istri dari Hasbi (30), terdakwa kasus pembunuhan terhadap Wakidi (35), mengakui bahwa ia terlibat perselingkuhan dengan korban. Ibu satu anak itu mengungkapkan hal itu dalam sidang lanjutan dengan agenda pemeriksaan saksi di Pengadilan Negeri (PN) Suka Makmue, Nagan Raya, Kamis (16/1/2020) siang.

Isma yang hadir memakai baju merah jambu tersebut dalam sidang tidak banyak berbicara. Namun semua yang dipertanyakan  jaksa  penuntut umum (JPU) dalam dakwaan, Isma mengakuinya termasuk ia beberapa kali pernah jalan dengan korban Wakidi dan mengirimkan pesan mesra via WhatsApp (WA).

Sidang kasus pembunuhan dengan terdakwa Hasbi itu dipimpin Hakim Ketua Arizal Anwar SH bersama dua hakim anggota, Rosnainah SH dan Edo Juniansyah SH. Sedangkan JPU Kejari Nagan Raya adalah Dedek Syumartha Suir SH dan Haland Perdana Putra SH. Terdakwa Hasbi senditi turut didampingi penasehat hukum (PH) nya.

Sidang yang dimulai pukul 14.30 WIB, itu dijadwalkan memeriksa 10 saksi dari kalangan keluarga dan rekan kerja terdakwa Hasbi maupun korban Wakidi. Namun, dari 10 orang tersebut hanya 8 orang saksi yang berhasil dimintai keterangan oleh majelis hakim. Delapan saksi yang dihadirkan adalah Isma (istri terdakwa Hasbi), Umi Wati (istri korban Wakidi), Wagianto (adik korban Wakidi), dan saksi lainnya meliputi Arwani, Zulkifli, Tamal, Khairuman, serta Saiful Efendi.

Setelah pemeriksaan kedelapan saksi itu, majelis hakim kembali menunda sidang ke Kamis  pekan depan, dengan agenda masih pemeriksaan saksi. Sedangkan terdakwa setelah selesai sidang kembali dibawa ke Lembaga Pemasyarakatan (LP) Kelas IIB Meulaboh, Aceh Barat, tempat ia selama ini ditahan. 

Seperti diberitakan, Wakidi (35), warga Desa Pulo Tengoh, Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya pada 23 September 2019 lalu, ditemukan meninggal dengan bersimbah darah di kawasan Desa Krueng Seumayam, kecamatan setempat. Korban yang meninggal tersebut ternyata sudah memiliki istri dan anak. Kasus pembunuhan itu dipicu rasa cemburu tersangka Hasbi dengan korban yang disebut-sebut selingkuh dengan istri pelaku.

Polisi berhasil mengungkap kasus pembunuhan yang sempat heboh pasca penemuan mayat bersimbah darah tersebut. Ironisnya, Hasbi dengan korban Wakidi ternyata selama ini saling kenal karena mereka satu tempat kerja di perkebunan sawit dalam kawasan Kecamatan Darul Makmur, Nagan Raya.

Sementara itu, Umi Wati (32), istri dari Wakidi (35), korban pembunuhan dengan terdakwa Hasbi (30), meminta pelaku pembunuh suaminya itu dihukum berat. Umi Wati mengaku, dirinya sangat kehilangan dengan kepergian suaminya yang sangat tragis lantaran jadi korban pembunuhan. “Hukum setimpal pelaku,” pinta Umi Wati kepada majelis hakim sambil meneteskan air mata.

Umi yang hadir sebagai saksi dalam persidangan di PN Suka Makmue, Kamis (16/1/2020), mengakui bahwa suaminya telah melakukan perselingkuhan dengan istri terdakwa. Namun begitu, ia mengecam perbuatan pembunuhan terdakwa Hasbi yang dinilainya terlalu keji sehingga anaknya kini menjadi yatim.(riz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved