Gadis Aceh Hilang di Malaysia

Investigasi Kasus Hilangnya Gadis Aceh Utara di Malaysia, YARA Temui KBRI di Kuala Lumpur

Senin (20/1/2020), tim Advokasi YARA melaporkan kasus tersebut ke Kedutaan Basar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

For Serambinews.com
Tim investigasi YARA menjumpai atase Polri di KBRI Malaysia di Kuala Lumpur, Senin (20/1/2020). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Tim advokasi Yayasan Advokasi Rakyat Aceh (YARA) hingga kini masih melakukan investigasi terkait kasus hilangnya Syafridawati, gadis asal Gampong Krueng Lingka, Kecamatan Langkahan, Aceh Utara.

Senin (20/1/2020), tim Advokasi YARA melaporkan kasus tersebut ke Kedutaan Basar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpur.

Bersama dengan Tgk Bukhari, salah satu tokoh Aceh di Malaysia, Tim Advokasi YARA, Fakhrurrazi (Sekretaris) dan Muzakir Ar (Kordinator Paralegal), meminta dukungan KBRI untuk melacak keberadaan Syafridawati di Malaysia yang hilang kontak dengan keluarganya sejak 2017.

YARA mendatangi KBRI pada pukul 9.00 waktu Malaysia. Tim YARA bersama Tgk Bukhari menemui langsung Atase Polri di KBRI, Heri Dian.

YARA Investigasi Keberadaan Syafridawati, Gadis Aceh yang Diduga jadi Korban Perdagangan Manusia

POPULER NANGGROE - Kisah Gadis Aceh Dijual di Malaysia I Pedagang Durian Ditipu Rp 10 Juta

Ketua YARA Minta Polda Usut Kasus Gadis Aceh Utara Diduga Korban Human Trafficking di Malaysia

Tim Advokasi menyerahkan beberapa dokumen terkait ke KBRI untuk memudahkan pencarian Syafridawati.

Kepada Tim Advokasi, Heri menyampaikan terimakasih kepada YARA dan Tgk Bukhari yang merespons cepat permasalahan ini, dan KBRI juga akan memanggil orang yang terlibat dalam penempatan Syafridawati di Malaysia.

Ketua YARA, Safaruddin yang memimpin langsung tim advokasi untuk Syafridawati sejak kemarin sudah terbang dari Kuala Lumpur ke Jakarta bersama Dahlan (Humas YARA) untuk berkomunikasi dengan pihak terkait lainnya di Jakarta guna memperluas pencarian Syafridawati.

"Semoga dengan dukungan dan kerjasama semua pihak, Syafridawati dapat segera bertemu dengan keluarganya", pungkas Safar.

Dua hari sebelumnya, YARA juga sudah bertemu dengan Mutia dan Darniati alias Kak Cut, orang yang membawa dan menyerahkan Syafridawati ke majikan di Malaysia 2015 silam. (*)

Penulis: Subur Dani
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved