Berita Bener Meriah

Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Kreureuto di Bener Meriah, Ini Luas yang Terimbas

Saat pihaknya konfirmasi ke Balai Wilayah Sungai Sumatera-I, menyebutkan areal luas159 hektare. Namun setelah dicek ke lapangan, seluas 170 hektare

Pembebasan Lahan Pembangunan Bendungan Kreureuto di Bener Meriah, Ini Luas yang Terimbas
SERAMBINEWS.COM/ BUDI FATRIA
Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Bener Meriah, Mahfudah SH MH. 

Mahfudah menambahkan, untuk luas lahan di Bener Meriah yang terkena imbas, saat pihaknya konfirmasi ke Balai Wilayah Sungai Sumatera-I, menyebutkan areal luas159 hektare. Namun setelah dicek ke lapangan, seluas 170 hektare lebih.

Laporan Budi Fatria | Bener Meriah

SERAMBINEWS.COM, REDELONG – Pembebasan lahan untuk pembangunan Bendungan Kreureuto yang masuk ke wilayah Kabupaten Bener Meriah, kini sudah ke tahap sosialisasi pembebasan lahan.

Kepala Dinas Pertanahan Kabupaten Bener Meriah, Mahfudah SH MH, saat dikonfirmasi Serambinews.com di ruang kerjanya, Senin (20/1/2020) mengatakan, setelah adanya keputusan Gubernur Aceh, Nomor 590/1770/2019.

Tentang pendelegasian kewenangan kegiatan pengadaan tanah untuk pembangunan Bendungan Kreureuto di Kabupaten Bener Meriah tahun 2019 yang ditandatangani oleh Plt Gubernur Aceh, Nova Iriansyah, diterima pihaknya, pada bulan Desember 2019.

“Dalam SK tersebut, pembebasan lahan harus sudah rampung dikerjakan dalam jangka waktu tiga bulan,” kata Mahfudah.

Kawasan yang diperkirakan terimbas untuk pembebasan lahan pembangunan Bendungan Kreureuto itu, diperkirakan di Kecamatan Mesidah dan Kecamatan Syiah Utama, Kabupaten Bener Meriah.

“Untuk saat ini masih tahap sosialisasi, dalam waktu dekat kita akan turun ke lapangan untuk melihat objek di mana yang terkena imbas dan siapa pemiliknya. Kita belum ke tahap kawasan tersebut masuk ke kecamatan mana, mau pun ke kampung mana,” jelasnya.

VIDEO - Mayat Tanpa Identitas Terapung di Krueng Aceh

Lanjut Mahfudah, sampai saat ini, pihaknya masih fokus, siapa pemilik lahan yang terkena imbas pembebasan.

Pihaknya menyesuaikan hak milik yang mereka miliki dengan peta lokasi.

Halaman
12
Penulis: Budi Fatria
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved