Bersaing dengan Instagram dan YouTube, Aplikasi TikTok asal China tak Hanya Video Receh

Dengan lebih dari 700 juta pengguna aktif harian menjadikan Tiktok sebagai fenomena budaya remaja secara global, setara dengan YouTube dan Instagram.

Bersaing dengan Instagram dan YouTube,  Aplikasi TikTok asal China tak Hanya Video Receh
IST
Aplikasi TikTok (Ist) 

Mereka bergembira dan bersenang-senang membuat video lucu.

Tak hanya Virus Corona, Hukuman Menanti Warga China yang Kurang Modis

Amanda, pelajar asal SMAN 1 Bumiayu, Jawa Tengah, mengaku menggemari aplikasi ini untuk menghibur diri.

“Aku suka main Tiktok karena Tiktok seru. Jadi, hiburan untuk diri sendiri gitu setelah pusing sama pelajaran di sekolah,” katanya.

Kontroversi Karena video di TikTok besar kemungkinannya menjadi viral, maka pengguna juga harus berhati-hati dalam mengunggah konten.

Pada Juli 2018, Kementerian Komunikasi dan Informatika RI memblokir aplikasi ini selama satu pekan.

Penyebabnya, aplikasi itu memuat konten pornografi, pelecehan agama, dan beberapa pelanggaran lainnya.

Sementara itu, di bulan Desember 2019, TikTok membuat kebijakan membatasi penggunaan video dari anggota komunitas LGBTQ, orang-orang cacat, orang-orang dengan kondisi neurodiverse, dan orang yang memiliki berat badan lebih.

Perusahaan mengatakan, aturan ini dibuat untuk melindungi pengguna yang rentan terkena cyberbullying. (*)

Pemkab Simeulue Anggarkan Beasiswa Rp 2 Miliar untuk Mahasiswa Diploma Hingga Doktor

Artikel ini sudah tayang di Kompas.com dengan judul: Video di TikTok, Tak Sekadar Konten Lucu dan Viral

Editor: Nurul Hayati
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved