Lifter Aceh Buru Tiket Olimpiade    

Lifter putri terbaik Indonesia asal Aceh, Nurul Akmal dipersiapkan memburu tiket ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang

Lifter Aceh Buru Tiket Olimpiade      
Lifter angkat besi putri Aceh Nurul Akmal . ANTARA FOTO/Zabur Karuru 

JAKARTA - Lifter putri terbaik Indonesia asal Aceh, Nurul Akmal dipersiapkan memburu tiket ke Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang. Ia kini berlatih serius di Pelatnas agar bisa menembus peringkat delapan besar.

Amel–sapaan akrab Nurul Akmal–harus berjuang habis-habisan di babak kualifikasi Olimpiade terakhir yakni Kejuaraan Angkat Besi Asia di Kazakstan, 7-15 April 2020. Indonesia akan menerjunkan Denny, Eko Yuli Irawan, dan Nurul Akmal.

Boleh jadi, inilah kesempatan bagi peraih medali emas PON 2016 di Jawa Barat, dan Pra-PON 2019 lalu. Bukan rahasia lagi, kalau selama ini, Amel selalu menjadi andalan Merah Putih di cabang angkat besi baik di level Asian, dan dunia. Kecuali Nurul Akmal, Aceh memiliki Surahmat yang juga menghuni Pelatnas.

Sementara itu, Pengurus Besar Persatuan Angkat Besi, Berat, dan Binaraga Seluruh Indonesia (PB PABBSI) bertekad menambah tiga lifter lagi meskipun sudah memastikan dua lifter ke Olimpiade Tokyo 2020.

"Saat ini, kami memang sudah berhasil meloloskan Eko Yuli Irawan dan Windy Cantika Aisah. Jadi, tim angkat besi Indonesia bisa diperkuat lima lifter," kata pelatih kepala tim angkat besi Indonesia, Dirdja Wihardja dalam siaran pers yang diterima BolaSport.com.

Target lima lifter itu lebih kecil dibandingkan pada Olimpiade Rio 2016. Hal ini terkait dengan adanya perubahan sistem penentuan lifter yang diterapkan untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade. "Perubahan sistem penentuan ini membuat persaingan lebih ketat. Dulu itu ditentukan dengan poin tim, tetapi sekarang dengan poin individu," ucap Dirdja.

"Setiap negara mendapatkan jatah 1 lifter setiap kelasnya. Itulah yang menjadi penyebab berkurangnya target lifter yang bisa diwujudkan," ujar Dirdja.

Menurut Dirdja, lifter Indonesia harus berada di peringkat 8 besar dunia untuk mendapatkan tiket ke Olimpiade Tokyo. Saat ini, baru Eko Yuli Irawan (kelas 61 kg) yang menempati peringkat kedua dunia dan Windy Cantika Aisah (kelas 49kg putri) peringkat ke-6 dunia yang lolos.

Namun, Indonesia masih punya peluang untuk meloloskan empat lifter lagi yakni Denny (kelas 67kg putra) peringkat ke-12 dunia, Rahmat Erwin Abdullah (73 kg) peringkat ke-16 dunia, Nurul Akmal (kelas +87kg) peringkat ke-12 dunia, dan Triyatno (kelas 73 kg) peringkat ke-17 dunia.

"Masih ada empat babak kualifikasi Olimpiade Tokyo 2020 untuk mengejer peringkat 8 besar. Mudah-mudahan target yang dicanangkan bisa terwujud," tutur Dirdja.

Pada Fadjar International Tournament di Iran, 1-5 Februari 2020, tim angkat besi Indonesia akan diperkuat Eko Yuli Irawan, Triyatno, dan Denny.

Pada Kejuaraan Angkat Besi Junior Asia di Taskhen, Uzbekistan, 13-19 Februari akan tampil Windy Cantika Aisah (49 kg putri), Rahmat Erwin Abdullah (73 kg putra), Yuliana Clarissa (55kg), Putri Aulia (59 kg putri), dan M Fathir (61 kg).

Pada Kejuaraan Angkat Besi Dunia di Rumania, 14-20 Maret 2020, Indonesia kembali menurunkan Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah. "Kami sengaja mengirimkan Windy Cantika Aisah dan Rahmat Erwin Abdullah karena cukup berpeluang," kata Dirdja.(bola sport)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved