Selasa, 19 Mei 2026

DPRK Banda Aceh Pantau Penerimaan Siswa Baru SMP 19 Percontohan  

Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) 19 Percontohan

Tayang:
Editor: bakri
IST
Ketua Komisi IV DPRK Banda Aceh, Tati Meutia Asmara bersama anggota komisi memantau proses penerimaan siswa baru di SMP 19 Percontohan, Rabu (29/1/2020 

BANDA ACEH - Komisi IV DPRK Banda Aceh melakukan kunjungan kerja ke Sekolah Menengah Pertama (SMP) 19 Percontohan, Rabu (29/1/2020). Dalam  kunjungan itu, rombongan melihat langsung proses penerimaan siswa baru.

Hadir dalam acara itu, Tati Meutia Asmara (Ketua Komisi), Tgk Januar Hasan (Wakil Ketua Komisi), Sofyan Helmi (Sekretaris Komisi), Heri Julius, Safni, dan  Kasumi Sulaiman selaku anggota Komisi. Kehadiran mereka disambut Kepala SMP 19 Percontohan, Nurdin SAg MPd dan dewan guru serta Komite Sekolah. Ketua Komisi IV, Tati Meutia menyampaikan kehadiran pihaknya ke SMP tersebut untuk melihat  lang sung proses penerimaan sis wa dan kondisi sekolah yang menjadi percotohan itu. “Kita menekankan ke pada pihak sekolah agar dalam proses penerimaan siswa tidak ada permainan seperti nepotisme dan lainlain,” katanya.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini juga mem berikan apresiasi pihak sekolah karena sudah mengelola sekolah itu dengan  baik. Apalagi SMP 19 Percontohan ini menerapkan program tahfiz. Dari segi fasilitas, lanjutnya, juga sudahmemadai, baik sarana pengajaran maupun asrama. Ia juga mengingatkan pihak sekolah agar ketikaberbicara mengenai pembiayaan asrama dengan orang tua siswa harus transparan dan adanya perjanjian tertulis. Sehingga para orang tua siswa tidak melakukan protes dikemudian hari. Disisi lain, Tati juga berharap pihak sekolah terus melakukan inovasi sehingga sekolah bisa ramah anak atau menjadi rumah kedua ba gi anak didik.

Sementara Kepala SMP19 Percontohan, Nurdin  menyampaikan bahwa proses penerimaan siswa baru dilakukan dengan sangat selektif dan transparan. Begitu juga masalah uang, juga disampaikan secara terbuka kepada orang tua siswa. “Ada beberapa tahap yang kita laksanakan. Yaitu tes akademik, kesehatan, dan wawancara. Pada saat wawancara  kita akan menanyakan kepada anak, orang tua perempuan, dan kesiapan anggaran,” katanya.

Dengan pola demikian, lanjutnya, akan terungkap siapa yang berkeinginan sekolah di SMP 19, apakah si anak, ayah atau ibunya.  Selain itu, pihak sekolahjuga melakukan tes mengaji  bagi siswa baru.(*) 

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved