Kamis, 16 April 2026

Berita Aceh Tamiang

Kondisinya Membaik, Kek Bandung Tinggalkan RSUD Aceh Tamiang

Rumah tersebut seluruhnya terbuat dari papan yang mulai lapuk, sebagian lantainya masih tanah dan tidak teraliri listrik.

Penulis: Rahmad Wiguna | Editor: Nur Nihayati
Kiriman warga
Kek Bandung saat masih dirawat di RSUD Aceh TamiDok Warga 

Rumah tersebut seluruhnya terbuat dari papan yang mulai lapuk, sebagian lantainya masih tanah dan tidak teraliri listrik.

Laporan Rahmad Wiguna | Aceh Tamiang

SERAMBINEWS.COM, KUALASIMPANG – Kondisi kesehatan Sukirman Daud (87) atau Kek Bandung yang sempat ngedrop terus membaik.

Hingga kini diizinkan pulang oleh dokter RSUD Aceh Tamiang, Rabu (29/1/2020) malam.

Kek Bandung sebelumnya dibawa ke rumah sakit oleh perangkat Kampung Blangkandis, Kecamatan Bandarpusaka, Aceh Tamiang, Sabtu (25/1/2020) lalu.

Sebelumnya kondisinya terus melemah akibat sakit paru-paru yang diidapnya.

Tim medis ketika itu menjelaskan kadar Hemoglobin Kek Bandung hanya 4 g/dL (gram per desiliter), sehingga dibutuhkan transfusi tiga kantung darah.

VIDEO - Ketua Komunitas Mahasiswa Aceh di Taiwan Imbau Warga Jangan Dulu Pergi ke China

Tipu Putri Raja Arab Saudi Rp505 miliar, Polisi Sita Mobil Mewah Milil Pelaku

Sudan Umumkan Dua Kasus Diduga Virus Corona, Menteri Kesehatan:  Datang dari Mesir dan Ethiopia

“Setelah transfusi kondisinya mulai membaik, tadi malam sudah pulang ke rumah,” kata Waslam atau Emon, perangkat kampung yang setia mendampingi Kek Bandung, Kamis (30/1/2020).

Kek Bandung menjadi perhatian karena hanya tinggal berdua dengan istrinya di sebuah rumah yang kondisinya cukup memprihatinkan di Dusun Bukitkarim, Blangkandis, Bandarpusaka, Aceh Tamiang.

Rumah tersebut seluruhnya terbuat dari papan yang mulai lapuk, sebagian lantainya masih tanah dan tidak teraliri listrik.

Kondisi kesehatan Kek Bandung yang memburuk dalam lima tahun terakhir memaksa ayah dua anak ini tidak bisa melanjutkan pekerjaan sebagai buruh di perkebunan karet.

Kebutuhan pangan pasangan suami istri berusia lanjutnya ini hanya bergantung dengan perhatian tetangga yang bergilir memberi bantuan beras, sayur dan lainnya.

Namun untuk kesehatan, Kek Bandung cukup keras menolak bantuan tetangga.

Ia selalu menganjurkan penderma mengalihkan bantuan itu untuk pembangunan masjid. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved