Berita Aceh Utara

Ratusan Penerima Bantuan PKH di Lhoksukon Mengundurkan Diri, Alasannya Terungkap

Sampai saat ini kata Jafriadi, sudah ratusan KPM PKH yang mengundurkan diri secara sukarela. Karena mereka merasa sudah mampu.

Ratusan Penerima Bantuan PKH di Lhoksukon Mengundurkan Diri, Alasannya Terungkap
Dok: Petugas PKH Aceh Utara
Camat Lhoksukon, H Saifuddin SE memasang stiker pada rumah warga yang menerima bantuan PKH di Desa Nga, Kamis (30/1/2020). 

Sampai saat ini kata Jafriadi, sudah ratusan KPM PKH yang mengundurkan diri secara sukarela. Karena mereka merasa sudah mampu.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Muspika Lhoksukon bersama Pelaksana Program Keluarga Harapan (PKH) Aceh Utara untuk Kecamatan Lhoksukon, pada Kamis (30/1/2020) mengadakan launching penempelan stiker Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) di Desa Nga kecamatan setempat.

Kegiatan tersebut, dihadiri  Camat Lhoksukon, H Saifuddin SE, Kapolsek Lhoksukon, Iptu Yussyah Riandi, Danramil Lhoksukon, Kapten Inf Gunawan Siregar, Keuchik Gampong Nga, LT M Yusuf, Koordinator PKH Kabupaten Aceh Utara, Jafriadi AMd, Koordinator Kecamatan Lhoksukon, Muhammad SPdI, dan seluruh pendamping PKH di kecamatan tersebut.

 Kegiatan itu diawali dengan sosialisasi kepada KPM oleh Muspika dan Koordinator PKH  Aceh Utara.

Lalu Pemasangan stiker dilakukan secara simbolis, oleh Camat Lhoksukon dan Kapolsek Lhoksukon.

Kemudian dilanjutkan oleh pendamping PKH Lhoksukon.

“Pemasangan stiker PKH merupakan bentuk transparansi dan bagian dari monitoring serta evaluasi oleh pelaksana program PKH, agar data penerima PKH diketahui oleh seluruh masyarakat,” ujar Jafriadi.

Polres Aceh Singkil Amankan 2 Pria Mengaku Wartawan, Minta Uang ke Sejumlah Instansi di Subulussalam

Sampai saat ini kata Jafriadi, sudah ratusan KPM PKH yang mengundurkan diri secara sukarela.

Karena mereka merasa sudah mampu.

“Jumlah penerima PKH di Kecamatan Lhoksukon mencapai 3.147. Sedangkan untuk Desa Nga jumlah penerima PKH 78,” sebut Jafriadi.

Camat Lhoksukon, H Saifuddin SE dalam sosialisasi itu mengimbau, agar keluarga yang sudah sejahtera dapat mengundurkan diri dari kepesertaan PKH.

“Diharapkan pemasangan stiker ada efek moral, penerima PKH yang sudah mampu  agar keluar dengan sukarela dari kepesertaan PKH,” harap camat. (*)

Terkait Vonis Kasus Dugaan Pelecehaan Seksual di Pesantren An, Ini Pernyataan Kuasa Hukum Tersangka

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved