Minggu, 10 Mei 2026

Berita Pidie

Warga Mesjid Bungie Jauh Berobat ke Rumah Sakit, Keuchik Beli Ambulans Pakai APBG

"Kita minta kepada Pemkab Pidie menempatkan dokter yang bersedia tinggal di Pustu Bungie," kata Keuchik Mesjid Bungie, Iswanda

Tayang:
Penulis: Muhammad Nazar | Editor: Nur Nihayati
SERAMBINEWS.COM/MUHAMMAD NAZAR
Muspika Simpang Tiga berfoto bersama di halaman Pustu Bungie. SERAMBINEWS.COM/ MUHAMMAD NAZAR 

"Kita minta kepada Pemkab Pidie menempatkan dokter yang bersedia tinggal di Pustu Bungie," kata Keuchik Mesjid Bungie, Iswanda

Laporan Muhammad Nazar I Pidie

SERAMBINEWS.COM, SIGLI- Warga Mesjid Bungie, Kecamatan Simpang Tiga, Pidie susah berobat ke Puskesmas Simpang maupun RSUD Tgk Chik Di Tiro Sigli, mengingat letaknya sangat jauh.

Untuk puskesmas warga harus menempuh perjalanan sejauh 7,5 kilometer dan RSUD Sigli 13 kilometer.

Saat ini, warga Bungie telah dibangun Pustu dengan anggaran APBK 2019 sekitar Rp 700 juta.

"Kita minta kepada Pemkab Pidie menempatkan dokter yang bersedia tinggal di Pustu Bungie," kata Keuchik Mesjid Bungie, Iswanda, kepada Serambinews.com, Sabtu (1/2/2020).

Penyebaran Virus Corona Makin Luas, 11.943 Orang Terjangkit, Ternyata Begini Proses Penularannya

Alumni SMPN 2 Kembang Tanjung Bakti Sosial, Dari Khitan Massal Hingga Santuni Anak Yatim

Balai Sungai Tambal Bendung Karet, Tinggal Satu Lubang Lagi  

Ia menjelaskan, jika dokter bersedia tinggal di Pustu Bungie, maka gampong akan membelikan satu ambulans menggunakan APBG 2021.

Tak hanya itu, sebut Iswanda, pihak gampong akan membelikan mobiler untuk Pustu Bungie dengan APBG.

" Dengan tinggalnya dokter di Pustu Bungie, maka pelayanan kesehatan akan lebih maksimal," ujarnya.

Ia menambahkan, Pustu Bungie yang konstruksi bangunannya sangat indah jika dibandingkan Pustu lain di Pidie.

Pustu tersebut dibangun menggunakan APBK 2019 Rp 700 juta, yang diresmikan Januari 2020.

Kepala Puskesmas Simpang Tiga, dr Cut Nela Aria Neva, kepada Serambinews.com, Sabtu (1/2/2020) menjelaskan, Puskesmas Simpang Tiga memiliki empat dokter.

Dokter di puskesmas satu minggu sekali akan turun ke empat pustu yang tersebar di Simpang Tiga.

" Dokter tidak mungkin turun tiap hari ke pustu, mengingat di puskesmas ramai kunjungan pasien pada poli anak dan dewasa," jelasnya.

Ia mengatakan, ia akan menempatkan petugas kesehatan yang berkompeten di Pustu Bungie. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved