Polisi Buru Pembacok, Pria Buket Kareung Masih Dirawat
Polres Aceh Timur memburu pelaku pembacokan, Zu alias Wak Pong (40) warga Gampong Keumuneng, Idi Tunong yang telah melarikan diri
IDI - Polres Aceh Timur memburu pelaku pembacokan, Zu alias Wak Pong (40) warga Gampong Keumuneng, Idi Tunong yang telah melarikan diri. Korban pembacokan, Adli bin Daud (40) , pria Buket Kareung, Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur masih dalam perawatan RSUD Bunda Graha, Idi sampai Selasa (4/2).
Insiden pembacokan terjadi di depan lapangan bola kaki Gampong Seuneubok Buya, Kecamatan Idi Tunong, Aceh Timur pada Minggu (2/2) pukul 15.00 WIB lalu dan diduga bermotif dendam pribadi. Hal itu disampaikan oleh Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Idi Tunong, Iptu Darli SH, kepada Serambi , Selasa (4/2).
“Secara pasti, kita belum tahu motifnya, tetapi kemungkinan ada unsur dendam pribadi, karena antara pelaku dengan korban ada hubungan persahabatan,” ungkap Iptu Darli. Dia mengatakan pelaku bernama Zu yang masih melarikan diri akan terus diburu oleh polisi dan korban masih menjalani perawatan intensif di RSUD Graha Bunda, Idi Rayeuk.
Dia mengatakan meski terkena bacokan di kepala, bahu, dan pelipis, korban tidak kritis ataupun hilang kesadaran, sehingga saat terjadi perkelahian, korban juga sempat merebut parang dan membacok pelaku yang mengenai jari tangan.
“Yang jelas, pelaku juga kena bacokan di jari tangan, tapi seberapa parah kita belum tahu, karena pelaku belum ditemukan,” jelas Darli, seraya menyebutkan pihaknya mendatangi sejumlah tempat tapi belum ditemukan. Dikatakan, pasca kejadian korban juga masih mampu memberikan keterangan kepada polisi dan saat ini kondisinya semakin membaik.
“Kepada petugas korban mengaku juga tidak tahu motif pelaku membacoknya, jadi sementara motifnya ada unsur dendam pribadi, namun dalam kaitan apa, masih dalam penyilidikan kita,” jelas Darli.
Dilansir sebelumnya, pria Dusun Buket Kareung, Gampong Seuneubok Buya, Idi Tunong bernama Adli (40) harus masuk rumah sakit (RS) seusai terkena bacokan parang dari Wak Pong (40), warga Gampong Keude Keumuneng, Idi Tunong. Insiden pembacokan terjadi di di lapangan bola kaki Seuneubok Buya, Idi Tunong, Aceh Timur, pada Minggu (2/2) sekitar pukul 15.00 WIB
Belum diketahui apa motifnya, sehingga Wak Pong (40), nama samaran membacok Adli (40) bertubi-tubi. Akibatnya, Adli pun dilarikan warga ke Puskesmas Idi Tunong untuk mendapatkan perawatan. "Bahkan korban telah dirujuk ke rumah sakit Graha Bunda untuk mendapatkan penanganan lebih lanjut," jelas Kapolres Aceh Timur, AKBP Eko Widiantoro SIK MH, melalui Kapolsek Idi Tunong, Iptu Darli SH, dalam siaran pers yang diterima Minggu malam.
Kejadian itu terjadi bermula, korban Adli berangkat dari rumahnya menggunakan sepeda motor menuju pasar Idi, untuk membeli beras dan racun hama padi. Setibanya di depan lapangan bola kaki Gampong Seunebok Buya, pelaku yang saat itu sendirian dengan sepeda motor langsung membacok punggung korban.
"Setelah itu pelaku terjatuh dari sepeda motor dan korban juga berhenti. Kemudian pelaku langsung mendatangi korban dan langsung membacok korban bertubi-tubi, sehingga terkena bacokan di bagian kepala, bahu dan bawah pelipis mata sebelah kanan," jelas Iptu Darli.
Saat terjadi perkelahian antara keduanya, korban berhasil merebut parang dari tangan pelaku, sehingga korban juga sempat membacok pelaku yang mengenai jari tangan kiri dan kanan. Kemudian pelaku melarikan diri menggunakan sepeda motor.(c49)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/korban-pembacokan-di-aceh-timur.jpg)