Kamis, 9 April 2026

Video

VIDEO - China Tutup Beijing, Suasana Kota Sepi Mencekam

NHC, Komisi Kesehatan Nasional China mengatakan, korban tewas akibat wabah corona telah meningkat menjadi 638 jiwa.

Editor: Hari Mahardhika

SERAMBINEWS.COM, BEIJING - Pihak berwenang China telah menutup ruang publik dan mengkarantina kota-kota besar terkait wabah virus corona. 

Warga mengurung diri di rumah, mengikuti saran pemerintah untuk menghindari kerumunan orang ramai. 

Seperti banyak kota lain di Cina, pusat wisata Beijing terlihat seperti kota hantu, sepi mencekam. 

Beberapa toko di Beijing memasang tanda yang mengharuskan semua pelanggan untuk mengenakan masker sebelum memasuki toko. 

NHC, Komisi Kesehatan Nasional China pada Kamis mengatakan, korban tewas akibat wabah corona telah meningkat menjadi 638 jiwa. 

Komisi itu mengatakan sejauh ini sebanyak 31,523 kasus yang dikonfirmasi dan 73 orang telah meninggal dalam 24 jam terakhir. 

Jumlah orang yang diawasi medis telah meningkat menjadi 186.354, sedangkan jumlah orang yang dianggap terinfeksi sekarang 24.702. 

Jumlah mereka yang terdeteksi dengan virus di luar China daratan telah mencapai 21 di Hong Kong dan 10 di Macau. Keduanya adalah wilayah administrasi khusus. 

Selain itu, dalam 24 jam terakhir, 3.694 kasus terdeteksi. 

Ini telah meningkatkan alarm di seluruh dunia, dengan kasus yang dilaporkan di seluruh Asia, Eropa, AS dan Kanada. 

Selain Cina, virus telah menyebar ke lebih dari 20 negara, termasuk AS, Inggris, Singapura, Prancis, Rusia, Spanyol, dan India. 

Banyak negara telah mengevakuasi warganya untuk keluar dari kota Wuhan, tempat dimana virus itu berasal. 

Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyatakan wabah itu sebagai darurat internasional. 

Sumber: Anadolu Agency
Narator: Ilham
Editor: Hari Mahardhika

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved