Berita Lhokseumawe

Kasus Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Aceh, Ini Tuntutan Jaksa kepada Empat Terdakwa

Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Rabu (12/2/2020) kembali menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia ke..

Kasus Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Aceh, Ini Tuntutan Jaksa kepada Empat Terdakwa
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu-sabu 25 kilogram, dari Malaysia ke peraian Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (12/2/2020). 

Kasus Penyelundupan Sabu dari Malaysia ke Aceh, Ini Tuntutan Jaksa kepada Empat Terdakwa

Laporan Jafaruddin I Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Majelis Hakim Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Rabu (12/2/2020) kembali menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu-sabu dari Malaysia ke Peraian Tanah Jambo Aye, Aceh Utara sebanyak 25 kilogram.

Sidang beragendakan mendengar materi tuntutan dipimpin Sulaiman SH didampingi dua hakim anggota Mukhtari SH dan M Yusuf SH setelah empat terdakwa hadir ke ruang sidang. Mereka, Saiful Anwar (44) nahkoda asal Desa Kuala Langsa Kecamatan Barat Kota Langsa, kemudian Nurdin Kadir (51) Kepala Kamar Mesin (KKM) dan Nurdin Yusuf (28), kedunya warga Desa Keude Lapang Kecamatan Lapang, Aceh Utara.

Sedangkan satu lagi, Asnawi Idris (39) warga Desa Ulee Rubek Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara. Terdakwa didampingi dua pengacaranya, Agung Setiawan SH dan Doddy Ermawan SH.

FORKAB Desak Bupati Bentuk Qanun Tapal Batas, Ini Tujuannya

Ambisi Ferry Komul Bawa Persiraja Bertahan di Liga 1 Indonesia

Materi tuntutan terhadap Asnawi dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fakhrillah SH yang menjalani sidang pertama. Sedangkan materi tuntutan untuk Saiful, Nurdin Kadir dan Nurdin Yusuf dibacakan Helfandra Busrian SH.

Materi tersebut antara lain menguraikan kronologis penyelundupan sabu 25 kilogram dari Malaysia ke Aceh yang diawali perencanaan terdakwa dengan Abu Safri dan juga Abu Mul Panglima Laot Tanah Jambo Aye, yang kini sudah menjadi DPO.

Terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotia juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHPIdana. Karena itu jaksa meminta hakim menghukum terdakwa Asnawi 18 tahun penjara, terdakwa Saiful 17 tahun penjara.

Sedangkan terdakwa Nurdin Kadir dan Nurdin Yusuf dituntut masing-masing 15 tahun penjara. Selain itu jaksa juga menuntut terdakwa dengan denda Rp 5 miliar subsidair satu tahun penjara dengan perintah ditahan.(*)    

Ombudsman Nyatakan tak Ada Temuan Penyimpangan, Dari Hasil LAHP Kasus Ibu Melahirkan di WC RSUD CND

Ghazali Abbas Adan Harapkan Kapolda Aceh Tuntaskan Kasus Rp 650 M untuk Kombatan

RSUD Munyang Kute Miliki TPS Limbah B3

Penulis: Jafaruddin
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved