Jawaban Empat Terdakwa Memelas, Dituntut 65 Tahun Penjara  

Tiga dari empat terdakwa yang terlibat kasus penyelundupan sabu-sabu 25 kilogram dari Malaysia ke Perairan Aceh Utara

Jawaban Empat Terdakwa Memelas, Dituntut 65 Tahun Penjara   
SERAMBINEWS.COM/JAFARUDDIN
Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Lhokseumawe, menggelar sidang lanjutan kasus penyelundupan sabu-sabu 25 kilogram, dari Malaysia ke peraian Tanah Jambo Aye, Aceh Utara, Rabu (12/2/2020). 

LHOKSUKON – Tiga dari empat terdakwa yang terlibat kasus penyelundupan sabu-sabu 25 kilogram dari Malaysia ke Perairan Aceh Utara, hanya mampu menjawab pertanyaan majelis hakim dengan nada lirih dan memelas.

Jawaban itu ditujukan setelah mereka dituntut 65 tahun penjara dalam sidang di Pengadilan Negeri Lhokseumawe, Rabu (12/2/2020) siang. Sedangkan satu terdakwa hanya menjawab pertanyaan hakim dengan isyarat mengangguk.

Masing-masing Asnawi Idris (39), warga Desa Ulee Rubek Kecamatan Seunuddon, Aceh Utara dituntut 18 tahun penjara. Lalu, Saiful Anwar (44) nahkoda asal Desa Kuala Langsa, Kecamatan Barat Kota Langsa dituntut 17 tahun. Sedangkan Nurdin Kadir (51) Kepala Kamar Mesin (KKM), dan Nurdin Yusuf (28), keduanya warga Desa Keude Lapang Kecamatan Lapang, Aceh Utara, masing-masing, 15 tahun penjara.

Materi tuntutan terhadap Asnawi dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU) Fakhrillah SH yang menjalani sidang pertama. Sedangkan materi tuntutan untuk Saiful, Nurdin Kadir dan Nurdin Yusuf dibacakan Helfandra Busrian SH. Sidang tersebut dipimpin Sulaiman SH didampingi dua hakim anggota, Mukhtari SH dan M Yusuf SH.

Setelah mendengar materi tuntutan itu, lalu hakim menanyakan kepada terdakwa Asnawi apakah memahami dengan isi tuntutan jaksa dan berapa jumlah tuntutan. Asnawi  menjawab dengan suara lirih dan memelas dengan posisi menunduk. “Tahu, 18 Tahun,” jawab Asnawi dengan pelan. Padahal, pada sidang sebelumnya terdakwa menjawab pertanyaan hakim dan jaksa dengan nada nyaring serta tegas.

Begitu juga dengan nada jawaban dari terdakwa Saiful dan Nurdin Yusuf, juga memelas ketika hakim menanyakan pertanyaan serupa. Bahkan, terdakwa Nurdin Kadir menjawab dengan mengangguk, mengisyaratkan memahami atau mengetahui jumlah tuntutan terhadap dirinya 15 tahun penjara. 

Selain itu, jaksa juga menuntut terdakwa dengan denda Rp 5 miliar subsidair satu tahun penjara dengan perintah ditahan. Terdakwa dinyatakan melanggar Pasal 114 ayat (2) Undang-undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang narkotia juncto Pasal 55 ayat (1) ke-2 KUHPIdana.

Atas tuntutan itu, hakim memberikan kesempatan kepada dua pengacara terdakwa Agung Setiawan SH dan Doddy Ermawan SH untuk menyampaikan pembelaan. Keduanya menyebutkan akan mengajukan pleidoi dalam sidang yang akan datang.

Sebelumnya, majelis hakim yang sama menggelar sidang kasus penyelundupan dengan terdakwa Saiful, Nurdin Kadir dan Nurdin Yusuf. Saiful mengaku sudah delapan kali terlibat penyelundupan bawang, sebelumnya dengan Abu Safri. Sedangkan kali ini dengan Abu Mul. Saiful menyebutkan, Abu Safri tersebut bekerja di Polres, tapi tidak menyebutkan detil.

“Paspor kami ditahan Abu Safri karena sebelumnya (penyelundupan bawang) dengan Abu Safri, tapi kali ini dengan Abu Mul,” jawab Saiful ketika ditanyakan jaksa berulangkali soal siapa yang mengaji mereka dalam menyelundupan bawang tersebut. Setelah mendengar keterangan terdakwa, hakim menunda sidang itu pekan depan dengan agenda tuntutan.(jaf)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved