Kopi Aceh Bikin Eddy Harto Terkesan

Eddy Harto akan mengemban tugas sebagai pelatih kiper Persiraja untuk mengarungi ketatnya persaingan dalam kompetisi Liga 1 2020

Kopi Aceh Bikin Eddy Harto Terkesan
IST
EDDY HARTO Pelatih Kiper Persiraja

BANDA ACEH - Eddy Harto akan mengemban tugas sebagai pelatih kiper Persiraja untuk mengarungi ketatnya persaingan dalam kompetisi Liga 1 2020. Ia mengaku berkesan dengan suasana di Tanah Rencong.

Kedatangannya untuk melatih Lantak Laju merupakan kunjungan pertama mantan kiper nomor satu timnas Indonesia ke Aceh. Ia mengaku senang selama beberapa hari berada di Aceh. Salah satu hal yang membuatnya senang di Aceh karena kopinya enak.

"Kesan di Aceh ini sangat menyenangkan. Kalau di Aceh, ini kopinya sangat mantap. Orang-orangnya juga sangat ramah," ujar mantan pelatih kiper timnas Indonesia.

Selama beberapa hari tinggal di Banda Aceh, Eddy lebih banyak memghabiskan waktu untuk minum kopi di sejumlah warkop yang menjamur di ibukota provinsi Aceh.

Dia juga tidak memiliki kendala dalam berbaur dengan tim Persiraja, karena sebagai mantan pemain ia sudah memahami mengenai karakter pemain.

Terkait kondisi permainan Persiraja, Edy mengatakan, untuk mengarungi Liga 1, setidaknya Persiraja membutuhkan empat kiper. Dengan rincian tiga kiper yang bisa dipakai reguler dan satu kiper magang. Selain membutuhkan kiper utama, juga harus ada kiper muda sebagai binaan.

Ia mengatakan, untuk sekarang ini bukanlah hal mudah mencari kiper yang bagus, di tengah musim perburuan kiper oleh semua klub Indonesia. "Mau cari kiper sekarang memang susah, mau cari yang bagus, semua uda diambil orang, jadi tinggal sisa-sisa saja, karena persiapan kita sudah telat," ujar Eddy.

Pada kesempatan itu, ia secara terbuka mengakui, belum bisa menilai soal kualitas kioer Persiraja saat ini. Karena, harus melakoni laga ujicoba untuk melihat kualitas dari sang kiper.

Pembicaraan tentang Eddy Harto akan mengingatkan pada prestasi mentereng timnas Indonesia di SEA Games 1991. Seperti diketahui, saat itu merupakan kali terakhir timnas Indonesia meraih medali emas di SEA Games dalam cabang sepak bola.

Eddy Harto tidak hanya menjadi bagian dari generasi emas timnas Indonesia saat itu, melainkan juga menjadi pahlawan kemenangan Tim Garuda. Sosok yang memiliki peran penting dalam mengasuh timnas Indonesia pada SEA Games 1991 adalah Anatoli Polosin, seorang juru taktik asal Rusia yang sudah meninggal dunia pada 11 September 1997.(mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved