Berita Simeulue

Empat Pelaku Mesum di Simeulue Dicambuk 96 Kali, Seorang Pelaku Nyaris Tumbang

Terhitung cambukan keenam, MD nyaris tumbang dan merintih kesakitan. Sehingga eksekusi cambuk sempat terhenti sejenak.

Empat Pelaku Mesum di Simeulue Dicambuk 96 Kali, Seorang Pelaku Nyaris Tumbang
SERAMBINEWS.COM/ SARI MULIASNO
Tim dokter memeriksa kesehatan seorang yang sedang dieksekusi cambuk karena melanggar qanun syariat Islam di Kabupaten Simeulue. Sebanyak empat orang (dua pasang) non muhrim dicambuk Jumat (14/2/2020). 

Terhitung cambukan keenam, MD nyaris tumbang dan merintih kesakitan. Sehingga eksekusi cambuk sempat terhenti sejenak.

Laporan Sari Muliyasno I Simeulue

SERAMBINEWS.COM, SINABANG - Dua pasang non muhrim di Kabupaten Simeulue, dinyatakan bersalah dan dihukum cambuk lantaran terbukti melakukan pelanggaran syariat islam di wilayah kepulauan itu.

Empat pelaku itu dieksekusi cambuk sebanyak 96 kali cambuk, Jumat (14/2/2020) di halaman Masjid Baiturrahman Sinabang.

Petikan putusan cambuk yang dibacakan langsung oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) B Hendri OR SH MH yang juga selaku Kasipidum Kejari Simeulue.

Ada pun dua pasangan pelanggaran syariat itu, yakni MD, menjatuhkan uqubat cambuk sebanyak 22 kali.

Kemudian RA, yang diketahui merupakan pasangan dari MD, juga dicambuk sebanyak 22 kali cambuk.

Sementara itu, untuk pasangan lainnya yakni IR, menjatuhkan uqubat cambuk sebanyak 27 kali dan pasangannya Nitia sebanyai 25 kali cambuk.

Aksi Heroik Wanita Muda di Pidie, Kejar Sepmor Pejambret Sempat Ditabrak Hingga Terjatuh

Pantauan Serambinews.com di lapangan, eksekusi uqubat cambuk berjalan dengan lancar.

Hanya saja, seorang dari dua pasangan itu nyaris tumbang saat sedang dieksekusi.

Terhitung cambukan keenam, MD nyaris tumbang dan merintih kesakitan.

Sehingga eksekusi cambuk sempat terhenti sejenak.

Saat itu juga, tim dokter yang disiagakan bergegas memeriksa kesehatan.

Sebelum cambukan selanjutnya dilakukan. (*)

Mengerikan! Kota Wuhan Diselimuti Kabut Tebal hingga Kategori Bahaya, Asap Pembakaran Mayat?

Penulis: Sari Muliyasno
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved