Garuda Semprot Cairan Khusus, Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Kabin Pesawat

Maskapai nasional Garuda Indonesia memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus corona dengan melakukan disinseksi

Garuda Semprot Cairan Khusus, Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Kabin Pesawat
CAPTURE THEWUHANVIRUS
Jumlah korban virus corona hingga 12 Februari 2020. 

BANDA ACEH - Maskapai nasional Garuda Indonesia memperkuat upaya antisipatif penyebaran virus corona dengan melakukan disinseksi yaitu penyemprotan cairan khusus armada untuk memastikan aspek kebersihan kabin pesawat dan sterilisasi terhadap kuman. Disinseksi armada dilakukan khususnya pada armada yang sebelumnya melayani penerbangan dari dan menuju Tiongkok.

Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt Tumpal M Hutapea dalam keterangan tertulis yang diterima Serambi, Kamis (13/2/2020), menyampaikan, bahwa upaya tersebut dilakukan sejalan dengan peningkatan epidemi virus corona di sejumlah negara. "Komitmen ini kami lakukan untuk memperkuat upaya ansitipatif penyebaran virus corona, khususnya pada lini layanan transportasi udara," katanya.

Ia menambahkan, hal tersebut merupakan proses standard safety dan kebersihan Garuda Indonesia yang dilakukan pada kondisi penyebaran epidemi virus wabah penyakit. Disinseksi armada yang dilakukan dengan melakukan penyemprotan cairan disinfektan di kabin pesawat, bebernya, sesuai dengan prosedur dan regulasi aspek safety yang berlaku. “Proses disinseksi tersebut dilakukan untuk memastikan kebersihan dan aspek higienis kabin pesawat. Proses disinseksi tersebut juga dilakukan di area kargo pesawat,” paparnya.

Sedangkan untuk awak pesawat Garuda Indonesia yang bertugas pada rute Tiongkok, tukas Capt Tumpal, pihaknya juga melakukan prosedural pemeriksaan kesehatan rutin di Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) pada saat sebelum dan setelah bertugas untuk memastikan kesehatan mereka. Menurut dia, pihaknya juga memastikan seluruh penumpang dari dan menuju rute Tiongkok telah melalui prosedur profiling dan pemeriksaan kesehatan oleh otoritas terkait di bandara.

“Dalam mengoptimalkan upaya pencegahan penyebaran virus corona, Garuda Indonesia turut merekomendasikan penggunaan alat penunjang kebersihan seperti masker dan hand sanitizer bagi penumpang dan awak pesawat yang melaksanakan perjalanan pada rute dari dan menuju Tiongkok,” ucap dia.

Pada bagian lain, Direktur Operasi Garuda Indonesia, Capt Tumpal M Hutapea menyampaikan, bahwa sejak 5 Februari 2020, Garuda Indonesia telah menunda sementara seluruh layanan penerbangan dari dan menuju Tiongkok. Penundaan ini, sebutnya, sejalan dengan kebijakan pemerintah terkait dengan peningkatan epidemi virus corona dan status darurat global yang ditetapkan WHO.

Terkait dengan pesawat GA 858 rute Denpasar - Shanghai yang dioperasikan pada 28 Januari 2020, Garuda Indonesia juga telah  melakukan proses inspeksi lebih lanjut berupa disinseksi kabin pesawat serta mengganti filter alat penyaring udara High Efficiency Particulate Arresting (HEPA) yang merupakan fitur kelengkapan baku armada yang dioperasikan Garuda Indonesia. Fitur itu, urainya, berfungsi untuk mematikan virus dan bakteri di kabin pesawat. “Adapun seluruh pesawat Garuda Indonesia saat ini telah dilengkapi dengan fitur HEPA tersebut,” pungkas Capt Tumpal M Hutapea.(una)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved