Banjir Kepung Puluhan Rumah, Di Kecamatan Pidie dan Kota Sigli

Banjir luapan Kreung Teukah mengepung puluhan rumah di Kecamatan Pidie dan Kota Sigli, seusai diguyur hujan deras

Banjir Kepung Puluhan Rumah, Di Kecamatan Pidie dan Kota Sigli
FOR SERAMBINEWS.COM
Rumah terkena banjir luapan Krueng Teukah di Gampong Cot Rheng, Kecamatan Pidie, Jumat (14/2/2020). 

SIGLI- Banjir luapan Kreung Teukah mengepung puluhan rumah di  Kecamatan Pidie dan Kota Sigli, seusai diguyur hujan deras, sepanjang Kamis (13/2) malam. Gampong yang dilanda banjir, yakni Cot Rheng, Cot Teungoh, Lampoh Lada dan Gampong Asan, namun, tidak ada korban jiwa dalam musibah banjir tersebut.

Pantauan Serambi pada Jumat (14/2), banjir paling parah terjadi di Cot Rheng yang merendam sekitar 15 unit rumah dan air belum surut, sehingga warga harus menerobos genangan air setinggi lutut orang dewasa yang memenuhi ruas jalan. Warga juga harus mendorong sepeda motor, selain merendam tanaman padi.

Sebaliknya, di kawasan Cot Teungoh banjir mulai surut, kecuali di ruas jalan menuju Madrasah Ulumul Quran (MUQ), air masih menggenangi jalan, sehingga banyak orang tua yang mengantar anaknya harus mendorong sepeda motor. Di Cot Teungoh sekitar 10 rumah terendam banjir dan di Gampong Lada, Kecamatan Pidie juga ada rumah yang terendam banjir, tapi belum diketahui jumlahnya. Begitu juga, di Gampong Asan, Kecamatan Kota Sigli juga dilanda banjir luapan, belum diketahui rumah terendam.

Camat Pidie, Miswar SSos MM, kepada Serambi, Jumat (14/2) mengatakan, banjir di Cot Rheng, Cot Teungeh, Lampoh Lada dan Keunirei akibat hujan deras pada Kamis (13/2). Dikatakan, curah hujan tinggi menyebabkan air Krueng Teukah meluap dan tercatat puluhan rumah yang terendam banjir, tapi belum ada warga yang mengungsi.

“Air sungai meluap pada Jumat (14/2), sekitar pukul 10.00 WIB dan banjir yang sangat parah terjadi di Cot Rheng, merendam ruas jalan maupun rumah dengan ketinggian air bervariasi,” ujarnya.  Dikatakan, ketinggian air mulai dari lutut hingga pinggang orang dewasa.

Sedangkan di Cot Teungoh, banjir telah surut, hanya beberapa ruas jalan yang masih terendam banjir luapan.  " Jika terjadi hujan pada, Jumat (14/2), maka warga Cot Rheng harus mengungsi. Tapi, kalau tidak ada hujan lagi, air akan surut. Kita belum mendata secara detail rumah yang terkena banjir," jelasnya.

Dia mengatakan, tanaman padi yang berumur 40 hingga 50 hari dengan varietas inpari, ciherang dan mikongga seluas 18,5 hektare di Cot Rheng dan Cot Teungeh juga direndam banjir.  " Kita belum mendata kerugian yang ditimbulkan dampak dari banjir luapan Krueng Teukhah. Untuk korban jiwa tidak ada dan kita juga mengirim surat ke Dinsos Pidie, agar disalurkan bantuan masa panik," jelasnya.(naz)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved