Breaking News:

Longsor di Subulussalam

Dilanda Puluhan Kali Longsor, Jalan Nasional di Subulussalam Rusak Hampir Satu Kilometer

1 Km badan jalan nasional Subulussalam arah Medan dan Singkil rusak dan amblas akibat bencana tanah longsor yang terjadi selama empat bulan terakhir

Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Material longsor yang menimbun badan jalan nasional Aceh-Medan, Sabtu (15/2/2020) di kawasan Kedabuhen, Desa Jontor-Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam. 

Ditambahkan, cuaca ekstrem berupa hujan deras akhir-akhir ini memicu tebing tanah pegunungan Lae Ikan labil dan rawan longsor.

Longsor kerap terjadi pada sore menjelang maghrib hingga tengah malam.

Karena itu, para pengguna jalan diminta lebih waspada dan apabila hujan lebat mengguyur disarankan agar tidak memaksa melintas karena dikuatirkan terjadi longsor.

Ini Penjelasan Polisi Soal Ayah Tenggelam Saat Menolong Anaknya di Aceh Utara

Pihak PJN Wilayah II, sendiri menurut Iwan tetap siaga jika sewaktu-waktu terjadi bencana di sana.

”Tapi kita terus mengimbau warga yang sedang melakukan perjalanan dari Aceh ke Medan atau sebaliknya agar berhati-hati saat melintas di kawasan Lae Ikan-Pakpak Bharat karena sangat rawan longsor apalagi musim hujan seperti sekarang,” imbau Iwan.

Pantauan Serambinews.com hujan dengan intensitas tinggi terus  mengguyur wilayah Subulussalam selama dua bulan terakhir ini bahkan pada malam hari.

Cuaca di Subulussalam saban sore diselimuti awan hitam yang diiringi guyuran hujan berpertir serta angin kencang.

Para pengguna jalan yang biasa melintas dari arah Subulussalam menuju Pakpak Bharat dan Sidikalang, Sumatera Utara maupun sebaliknya juga diimbau berhati-hati.

Pendaftaran Akun LTMPT Tahap 2 Dimulai 17 Februari, Khusus untuk yang Ikut UTBK dan SBMPTN

Pasalnya, ruas jalan yang menghubungkan Aceh-Medan tersebut rawan terjadi tanah longsor saat curah hujan masih cukup tinggi. 

Seperti diberitakan, Kota Subulussalam hingga kini masih dilanda cuaca ekstrem berupa hujan deras dan petir termasuk angin kencang terutama petang dan malam hari sehingga tak jarang memicu bencana alam pohon tumbang dan longsor.

Bencana terkini terjadi, Sabtu  (15/2/2020) kawasan Kedabuhen Jontor-Lae Ikan, Kecamatan Penanggalan. Kondisi ini membuat lalu lintas di Jalan Nasional Aceh -Medan sempat macat.

Satu jam kemudian, material tanah longsor yang menimpa jalur nasional Aceh-Medan, Sumatera Utara di kawasan Kedabuhen, Desa Jontor, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam berhasil dibersihkan mulai dibersihkan.

VIDEO - Skuad Persiraja Banda Aceh Latihan Fisik di Mata Ie

Puluhan kendaraan yang dari Aceh menuju Medan Sumatera Utara maupun sebaliknya yang sempat terjebak di lokasi longsor mulai bergerak.

Pantauan Serambinews.com di lapangan, material longsor yang menimpa badan jalan nasional dibersihkan dengan menggunakan alat berat milik PJN.

Kebetulan, alat berat juga sedang membersihkan material longsor yang terjadi, Jumat (14/2/2020) malam.

Pasalnya, tengah malam tadi longsor juga menimpa badan jalan nasional dan melumpuhkan lalulintas di sana. (*)

Jalan Nasional Aceh-Medan di Subulussalam Longsor, Ini Titik Rawan yang Harus Diwaspadai Pengendara

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved