Plt Bupati Buka Musrenbang 2021 Perdana di Labuhanhaji Timur

Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran sengaja memilih melakukan pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perdana

Plt Bupati Buka Musrenbang 2021 Perdana di Labuhanhaji Timur
DOK HUMAS PEMKAB ACEH SELATAN
Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran menghadiri pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perdana di Kecamataan Labuhanhaji Timur di halaman kantor camat setempat, Kamis (13/2/2020).

TAPAKTUAN - Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran sengaja memilih melakukan pembukaan musyawarah rencana pembangunan (Musrenbang) perdana di Kecamataan Labuhanhaji Timur yang digelar di halaman kantor camat setempat, Kamis (13/2/2020).

Dipilihnya Musrenbang perdana di Kecamatan Labuhanhaji Timur karena selama ini banyak hal yang belum terakomodir dengan baik oleh Pemkab Aceh Selatan, baik bidang pembangunan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Dalam sambutannya, Plt Bupati berharap kepada anggota DPRK Aceh Selatan khususnya dari daerah pemilihan (dapil 1) agar lebih memprioritaskan aspirasi masyarakat penyandang difabel dan keluarga miskin. “Sebagaimana visi-misi dan program Pemerintah Aceh Selatan, pada tahun 2020 ini kita sudah mengusulkan progam rehab rumah sebanyak 120 unit, dengan sumber dana APBK, di mana per unit rumah tersebut dialokasikan dana sebesar Rp 25 juta,”kata Tgk Amran.

Pada kesempatan itu, Plt Bupati juga berpesan kepada perangkat desa bahwa program-program yang tidak dapat terakomodir oleh Pemkab Aceh Selatan supaya dapat dilaksanakan menggunakan dana desa. “Perangkat desa hendaknya mengoptimalkan penggunaan dana desa untuk program pemberdayaan ekonomi masyarakat juga BUMG dan juga untuk program atau kegiatan keagamaan,” pesan Tgk Amran.

Selain itu, Plt Bupati juga mengingatkan kepada seluruh perangkat gampong agar menggunakan dana desa dengan sebaik-baiknya. “Jangan ada perangkat desa yang terindikasi melakukan penyelewengan dana desa.

Jika hal ini terjadi di mana perangkat desa terindikasi melakukan penyelewengan penggunaan dana desa, kami tak akan melakukan advokasi/ pendampingan,” tegas Plt Bupati. Tak ketinggalan, Tgk Amran turut juga mengingatkan, bahwa saat ini Aceh dalam kondisi darurat dan bahaya narkoba. Untuk itu, Plt Bupati meminta peran aktif perangkat desa dan pemuda untuk melakukan monitoring terhadap warganya serta para pendatang dari penyalahgunaan narkoba.

Plt Bupati juga berpesan agar perangkat desa, tuha peut, pemuda, dan tokoh masyarakat, menciptakan hubungan yang harmonis di masyarakat. “Dengan demikian akan mudah menyukseskan setiap progam desa, hingga pada akhirnya program nasional ‘Nawacita’, ‘Indonesia Maju’, dan ‘Aceh Selatan Hebat’, dapat terwujud,” pungkasnya.(has)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved