Turnamen Sepakbola

Perselo Juara Turnamen Sepakbola di Lhokseumawe, Boyong Piala dan Uang Pembinaan Rp 15 Juta

Tim Perselo Lhokjok Aceh Utara meraih juara setelah berhasil mengalahkan Kuta Pase FC Lhokseumawe, melalui adu penalti 4-3 (0-0).

Perselo Juara Turnamen Sepakbola di Lhokseumawe, Boyong Piala dan Uang Pembinaan Rp 15 Juta
Hand-over kiriman warga.
Tim Perselo Lhokjok Aceh Utara meraih juara setelah berhasil mengalahkan Kuta Pase FC Lhokseumawe, Minggu (16/2/2020). 

Laporan Saiful Bahri | Lhokseumawe

SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Tim Perselo Lhokjok Aceh Utara dinobatkan sebagai juara satu setelah berhasil mengalahkan Kuta Pase FC Lhokseumawe, 4-3 (0-0) pada turnamen sepakbola yang berlangsung di Lapangan Kuningan Pintu I Meuria Paloh, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe, Senin (16/2/2020) sore tadi. 

Dengan menjadi juara satu, maka Perselo Lhokjhok berhak membawa pulang tropi serta mendapatkan uang pembinaan Rp 15 juta pada turnamen sepakbola untuk memperebutkan piala Ketua DPRK Lhokseumawe tersebut.

Sedangkan bagi Kuta Fase FC selaku juara dua berhak mendapatkan tropi dan uang pembinaan Rp 10 juta. 

Disamping itu, pada turnamen ini juga dinobatkan Muzakir pemain Perselo sebagai top skor. Dirinya pun mendapatkan tropi dan uang pembinaan Rp 500 ribu.

Ketua Panitia, Muzakkir Sulaiman, menyebutkan, dasarnya turnamen ini diikuti 16 tim yang ada di Aceh Utafa, Lhokseumawe dan Aceh Timur. Sejak babak pertama hingga babak final, turnamen ini menggunakan sistem gugur.

"Alhamdulilah turnamen ini berhasil kita pentaskan secara sukses. Masyarakat yang menyaksikan setiap laga pun membludak," katanya.

Sehingga dirinya akan berupaya agar turnamen ini bisa menjadi agenda tahunan sehingga menjadi ajang silaturrahmi bagi pesepakbola di Aceh, sekaligus untuk memberikan tontonan menarik bagi masyarakat khususnya pencinta sepakbola.(*)

VIDEO - Konsep Seulanga Timoh Juara Sayembara Desain Gedung Kantor PT Bank Aceh Syariah

Muswil PA Aceh Barat Nyaris Ricuh, Polisi Amankan Pembawa Senjata Tajam

Usir Harimau yang Berkeliaran di Permukiman Penduduk, BKSDA Gunakan Ritual Pawang

Anak Warga Aceh di Malaysia yang Baru Berusia 2,7 Tahun Dibawa Kabur Pengasuh, Begini Kronologisnya

Gadis 25 Tahun Dibunuh dan Dimutilasi Pacar Secara Sadis, Ratusan Orang Unjuk Rasa

Penulis: Saiful Bahri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved