Senin, 18 Mei 2026

Berita Banda Aceh

Waspadai, Jaga anak-anak Anda Aman dari Tantangan Skullbreaker TikTok

Skullbreaker challange menjadi ramai diperbincangkan oleh warganet dan video tersebut menjadi viral.

Tayang:
Editor: Nur Nihayati
(THINKSTOCKS/IPOPBA)
Ilustrasi media sosial 

Skullbreaker challange menjadi ramai diperbincangkan oleh warganet dan video tersebut menjadi viral.

Laporan Firdha Ustin | Banda Aceh

SERAMBINEWS, BANDA ACEH - Dalam beberapa pekan lalu ramai diperbincangkan di media sosial dan menjadi tranding dengan tagar #skullbreakerchallenge.

Skullbreaker challange menjadi ramai diperbincangkan oleh warganet dan video tersebut menjadi viral.

Tantangan yang dimainkan oleh 3 orang ini sangat membahayakan, awalnya video ini menjadi sebuah tantangan untuk melakukannya, dan di unggah melalui aplikasi tik-tok.

Kisah Nafsul Mahasiswa Umuslim Bireuen Bercerita dari Negeri Sakura Jepang, Ini Sederet Prestasinya

Media Thailand Sorot Timnas Indonesia, Sebut Masuki Era Baru Dinasti Shin Tae-Yong

Kisah Nenek Tunanetra di Persimpangan Jembatan Lamnyong

Dikutip dari Kompas.com, awalnya video tantangan ini di unggah oleh akun twitter @yasalebanon

https://twitter.com/yasalebanon/status/1227681996228505602?s=20
Dalam cuitan tweetnya ia menuliskan #skullbreakerchallange
"Dia meninggal karena pendarahan dengan mematahkan tengkorak dari jatuh"

Dalam video berdurasi 4 detik itu, terlihat 3 orang berdiri berjajar, kemudian ada seorang yang memberikan aba-aba untuk melompat berbarengan.

Namun, remaja yang berdiri ditengah dijegal dan akhirnya terjatuh, kepalanya dan seluruh badannya membentur lantai.

Dalam video itu disebutkan korban meninggal dunia, namun belum diketahui apakah informasi itu benar atau tidak.

Banyak netizen yang mengecam dan mengkhawatirkan aksi tantangan ini.

Challange ini dianggap membahayakan, bisa mengakibatkan kecacatan bahkan kematian.

https://twitter.com/AmalFayoumi/status/1227696773147299840?s=20

"Sayangnya, yang mengikuti ini meniru semuanya dari luar negeri"

Skull breaker challange ini membuat Fahira Idris, Wakil Ketua Badan Pengkajian MPR-RI angkat bicara.

Dalam cuitannya ia menyarankan kepada orang tua, dan guru untuk memperhatikan anaknya. Dan jangan sampai ikut-ikutan challange Skull Breaker ini.

"Dear Parents, tolong ingatkan anak2nya ya.. Jangan Ikut Skullbreaker Challenge.. Ada Ancaman Pidana nya".

https://twitter.com/fahiraidris/status/1229206532572663808?s=20

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved