Breaking News

Unsyiah Teken LOI dengan University of Madras India  

Kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani Letter of Intens (LOI) yang mencakup tiga bidang, yakni pertukaran mahasiswa, pertukaran

Editor: bakri
SERAMBI/ZAINAL ARIFIN
Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyaksikan penandatanganan Letter of Intens (LOI) antara Unsyiah dengan University of Madras di Chennai, Tamil Nadu, India, Selasa (18/2/2020). Dari Madras University ditandatangani Prof P Duraisamy, sedangkan dari Unsyiah diwakili Dr Hizir Sofyan, Warek IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat. 

CHENNAI - Universitas Syiah Kuala (Unsyiah) menjajaki kerja sama dengan University of Madras, Tamil Nadu, India. Kedua belah pihak sepakat untuk menandatangani Letter of Intens (LOI) yang mencakup tiga bidang, yakni pertukaran mahasiswa, pertukaran staf/dosen, dan  melakukan kajian atau riset bersama.

Penandatanganan LOI ini berlangsung di Kampus University of Madras, di Chennai, Tamil Nadu, India, Selasa (18/2/2020). Penandatanganan naskah kesepakatan ini disaksikan oleh Plt Gubernur Aceh, Ir Nova Iriansyah MT, serta para delegasi Pemerintah Aceh yang berada di India, sejak Senin (17/2/2020).

Penandatanganan naskah LOI ini dilakukan oleh Rektor University of Madras Prof P Duraisamy dengan Dr Hizir Sofyan selaku Warek IV Bidang Perencanaan, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Unsyiah.

Untuk diketahui, University of Madras atau biasa disebut Madras University (MU) adalah universitas negeri di Chennai, Tamil Nadu, India. Didirikan pada tahun 1857, ini adalah salah satu universitas tertua di India setelah Universitas Calcutta.

Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan, pertemuan dan rencana kerja sama antara Unsyiah dengan Madras University merupakan salah satu agenda yang diusung dalam kunjungan delegasi Pemerintah Aceh ke India. "LOI ini sebagai langkah awal menuju kepada memorandum of understanding (MoU) yang akan ditandatangani oleh rektor kedua universitas," ungkap Nova Iriansyah.

Dalam pertemuan dengan civitas akademika Madras University, Nova Iriansyah juga menyampaikan bahwa pada pagi sebelum berkunjung ke MU, dirinya sudah bertemu dengan Gubernur Tamil Nadu, Konijeti Rosaiah, untuk membicarakan rencana kerja sama bidang perdagangan dan pendidikan. "Bapak Gubernur Tamil Nadu sepakat untuk meningkatkan kerja sama dengan Aceh, terutama yang dapat meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kedua provinsi," ungkap Nova Iriansyah.

Dalam pertemuan di Madras University, Nova Iriansyah dan Rektor MU Prof P Duraisamy dan Direktur international Centre for University of Madras (ICOM), Dr S Sumathi, banyak bertukar cerita tentang hubungan dagang antara Madras dengan Aceh pada masa lalu.

"Terlalu panjang sejarah antara Aceh dengan India, jika tidak dimanfaatkan untuk kerja sama - kerja sama yang baik, khususnya di bidang pendidikan," ungkap Dr Sumathi.

Selain bertemu Gubernur Tamil Nadu dan civitas akademika University of Madras, kemarin delegasi Pemerintah Aceh juga melakukan pertemuan dengan pihak Kamar Dagang dan Industri Tamil Nadu, dan berkunjung ke Pelabuhan Chennai. Seluruh agenda berlngsung sejak pukul 8.00 pagi hingga malam. Sementara Rabu pagi ini, delegasi bertolak ke Port Blair di Andaman untuk melakukan pertemuan dengan pihak-pihak terkait percepatan konektivitas Sabang dengan Andaman-Nicobar. (nal)

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved