Pemko dan Investor Bahas Rencana Pembangunan Truth Hotel  

Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melanjutkan perjanjian kerja sama dengan investor asal Malaysia, Nun Utama Holdings

FOTO HUMAS PEMKO BANDA ACEH
General President Nun Utama Holdings, Faza Al Farisi, memaparkan desain bangunan Truth Hotel dan Mall kepada Wali Kota Banda Aceh, Aminullah Usman, Kamis (20/2/2020), di Ruang Rapat Wali Kota. Gedung ini direncanakan berkonstruksi 17 lantai yang memiliki fasilitas 228 kamar dan lima lantai difungsikan untul mall. 

BANDA ACEH – Pemerintah Kota (Pemko) Banda Aceh melanjutkan perjanjian kerja sama dengan investor asal Malaysia, Nun Utama Holdings, terkait pembangunan Hotel dan Mall di lahan eks Terminal Keudah.

Pembahasan berlangsung di Ruang Rapat Walikota Banda Aceh, Kamis (20/2). 

Mereka yang hadir antara lain General President Nun Utama Holdings, Faza Al Farisi, General Director Zulhelmi Meirin, dan Arsitek Abdul Muttaleeb.

Sementara Wali Kota, Aminullah Usman, turut didampingi Asisten Perekonomian dan Pembangunan, Bachtiar, Kepala Bappeda, Weri, Kepala BPKK, Iqbal Rokan, Kepala PUPR, Jalaluddin, Kabag Administrasi Perekonomian, Muhammad Ridha, Kabag Administrasi Pembangunan, M Syaifuddin Ambia.

Seusai memaparkan profil Kota Banda Aceh, Aminullah mengatakan sangat mendukung pembangunan Hotel dan Mall yang terletak di Keudah karena dapat meningkatkan kunjungan wisata domestik dan mancanegara.

Kehadiran pusat perbelanjaan dan hotel ini juga dapat mengundang investor lainnya untuk berinvestasi di Banda Aceh.

“Yang kita harapkan adalah dengan kehadiran Hotel dan Mall ini dapat menyerap tenaga kerja. Kemudian akan meningkatkan pendapatan dae rah, baik dari hotel maupun dari kegiatan-kegiatan disekitar Hotel,” ujar Aminullah. 

Ia kemudian mengungkapkan, kunjungan wisatawan tahun 2018 ke tahun 2019 naik hingga 210 ribu, jumlah wisatawan yang datang mencapai 504 ribu pada tahun 2019 lalu.

Dari sisi pertumbuhan ekonomi Banda Aceh juga mengalami kenaikan, yakni dari 3 persen tumbuh menjadi di atas 4 persen.

Wali Kota menambahkan, selain rencana pembangunan Truth Hotel, di Banda Aceh juga sudah berdatangan investor lain yang juga ikut menanamkan investasi.

Ada sejumlah pembangunan besar lain, seperti Trans Studio Mall, Hotel Teras Kita dan beberapa hotel lainnya.

Sementara itu, General President Nun Utama Holdings, Faza Al Farisi dalam persentasinya mengungkapkan konsep pembangunan Hotel dan Mall ini berdasarkan rencana awal Pemko Banda Aceh.

Bangunan ini terdiri dari 17 lantai yang difungsikan sebagai hotel dan mall. Untuk hotel akan memiliki fasilitas 228 kamar.  

Sementara lima lantai akan difungsikan untuk mall. Jika bangunan ini terealisasi maka akan jadi ikon baru Kota Banda Aceh.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved