Info Aceh Timur

Kunjungi Lokop, Bupati Rocky Sarankan Petani Kembangkan Kopi Robusta

Pemerintah berharap masyarakat memulai penanaman kopi secara alami di seluruh lahan-lahan kosong di beberapa desa di Lokop.

Foto Humas Aceh Timur
Bupati Rocky didampingi anggota DPRK Aceh Timur Kasat Arina dan aparatur desa meninjau lahan kopi yang dikembangkan masyarakat secara alami di Desa Sembuang, Kec. Serbajadi, Kab. Aceh Timur, Minggu (23/2/2020). 

SERAMBINEWS.COM,  IDI - Setelah pekan lalu melakukan kunjungan ke Kota Terpadu Mandiri (KTM) di Kecamatan Ranto Peureulak, kali ini Bupati Aceh Timur, H Hasballah bin HM Thaib SH, kembali mengunjungi Gampong Sembuang Lokop, Kecamatan Serbajadi, Aceh Timur, Minggu (23/2/2020).

Kunjungan orang nomor satu di Aceh Timur ke daerah pedalaman menjadi perhatian masyarakat, Peunarun dan Lokop. 

Karena itu, masyarakat mengharapkan berbagai program pembangunan untuk pengembangan ibukota kecamatan di Lokop, masyarakat berharap juga agar Lokop dijadikan sebagai objek wisata halal, apalagi disana tersedia air terjun dan sumber air panas. 

Kedatangan Rocky disambut hangat aparatur desa dan anggota DPRK Aceh Timur dari Fraksi Partai Aceh yaitu Kasat Arina. 

Selain meninjau pembangunan desa yang didanai Anggaran Dana Gampong (ADG) beberapa tahun yang lalu hingga 2019, Bupati Aceh Timur juga melihat lahan kopi milik warga yang mulai dikembangkan didaerah pedalaman itu.

Meskipun dalam skala kecil, namun tanaman itu tumbuh dan berkembang secara alami.

Melihat alam yang sangat bersahabat dengan tanaman kopi, Bupati Rocky tergerak dan berkeinginan  mengajak petani bersama-sama untuk segera mengembangkan tanaman kopi jenis Robusta. 

"Silakan dikembangkan kopi dan pemerintah siap membantu. Tapi kopi yang dikembangkan nantinya jenis Robusta," kata Bupati Rocky.

Potensi petani di Lokop akan maju dan meningkat ekonominya sangat tinggi, apalagi tanaman kopi yang dikembangkan nantinya secara alami.

"Perlu diketahui bahwa kopi saat ini dan ke depan bukan sebatas kebutuhan masyarakat Aceh, melainkan menjadi konsumsi dunia," sebut Rocky.

Mulai tahun ini, pemerintah berharap masyarakat sudah dapat memulai penanaman kopi secara alami dan perlahan di seluruh lahan-lahan kosong di beberapa desa di Lokop.

"Jika tahun ini bisa dimulai dengan luas tanaman mencapai 100 hektar, maka tiga tahun ke depan Aceh Timur sudah memiliki 300 hektar lahan kopi Robusta. Ini harapan kami dan pemerintah siap mendukung," tutup Rocky.(*)

Korban Perampokan Toko Emas Jalani Operasi, Kapolres Subulussalam: Korban belum Sadar

Warga Krueng Ceuko Nagan Raya Terjangkit Gatal-gatal, Dinkes Sebut Penyakit Scabies

Empat Pelatih Taekwondo di Banda Aceh Terima Sertifikat Internasional DAN Kukkiwon

VIDEO - Pj Keuchik di Aceh Utara Korupsi Dana Desa, Melarikan Diri Hingga ke Malaysia

Penulis: Seni Hendri
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved