Berita Nagan Raya

66 Penyuluh Agama Islam Kemenag Nagan Raya Terima SK, Ini Tugasnya

Ahmad menambahkan, dengan hadirnya penyuluh agama Islam ke tengah masyarakat agar dapat menyampaikan bimbingan kepada masyarakat.

66 Penyuluh Agama Islam Kemenag Nagan Raya Terima SK, Ini Tugasnya
Dok Kemenag Nagan Raya
Sebanyak 66 penyuluh agama di Kemenag Nagan Raya terima SK tugas di kemenag setempat, Selasa (25/2/2020). 

Ahmad menambahkan, dengan hadirnya penyuluh agama Islam ke tengah masyarakat agar dapat menyampaikan bimbingan kepada masyarakat.

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Sebanyak 66 orang penyuluh Agama Islam PNS dan Non-PNS di lingkungan Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Nagan Raya menerima Surat Keputusan (SK) tugas, Selasa (25/2/2020).

Penyerahan SK di Aula Kemenag oleh Kasi Penyuluhan Agama Islam Data dan Sistim Informasi Kanwil Kemenag Aceh, T Ahmad SAg didampingi Kakankemenag setempat, H Amiruddin MA.

Penyerahan SK penyuluh agama Islam terdiri dari PNS 2 orang dan non-PNS 64 orang dengan rincian PNS 1 orang bertugas di Kecamatan Beutong dan 1 orang di Darul Makmur, sedangkan penyuluh non PNS bertugas dalam 1 kecamatan 8 orang.

"Dengan hadirnya bapak dan ibu dapat memberikan pesan agama kepada masyarakat.

Ini Daftar 10 K-Pop Favorit di Asia Tahun 2020 Berdasarkan Hasil Survei Pemerintah Korea Selatan

410 Mahasiswa STAIN Gajah Putih Takengon Ikuti KPM di Gayo Lues

Sekda Aceh Selatan: Semua Perangkat Desa Harus Terlindungi Program BPJS Ketenagakerjaan

Apalagi ini program Kementerian Agama untuk mewujudkan moderasi beragama dalam masyarakat dan menangkal radikalisme yang bisa menghancurkan persatuan dan kesatuan," kata Amiruddin, MA.

Ahmad menambahkan, dengan hadirnya penyuluh agama Islam ke tengah masyarakat agar dapat menyampaikan bimbingan kepada masyarakat.

"Kepada penyuluh yang sudah di SK-kan diharapkan dapat merangkul masyarakat yang tidak mau melaksanakan ibadah, sehingga masyarakat mau malaksanakan ibadah," ujar Ahmad.

Iq mengingatkan, penyuluh bisa diberhentikan apabila tersangkut perkara hukum pidana, melakukan perbuatan terlarang, kinerja yang buruk dan setiap 6 bulan akan di evaluasi.(*)

Penulis: Rizwan
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved