Berita Lhokseumawe
Dua Pelajar jadi Tersangka Peredaran Uang Palsu, Ini Tips Bagi Anda untuk Kenali Uang Asli
Untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah bisa dilakukan dengan cara Dilihat, Diraba, dan Diterawang atau 3D.
Penulis: Saiful Bahri | Editor: Nurul Hayati
Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, dalam rilisnya, menyebutkan, untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah bisa dilakukan dengan cara Dilihat, Diraba, dan Diterawang atau 3D.
Laporan Saiful Bahri I Lhokseumawe
SERAMBINEWS.COM, LHOKSEUMAWE - Satreskrim Polres Lhokseumawe kini telah mengamankan dua pelajar yang diduga terlibat dalam peredaran uang palsu.
Kedua tersangka, salah satunya masih berusia 17 tahun asal Aceh Timur dan satunya lagi berinisial MS (19) asal Langkahan, Aceh Utara.
Disamping itu, polisi juga menetapkan seorang DPO, yakni seorang pria berumur 30 tahun asal Aceh Timur.
Dalam kasus ini, polisi juga mengamankan 55 lembar uang pecahan Rp 20.000 yang diduga palsu.
Didasari kejadian tersebut, maka pihak Kantior Perwakilan Bank Indonesia (BI) Lhokseumawe membagi tips bagi masyarakat, untuk mengenali keaslian rupiah.
Dengan harapan, tidak sampai tertipu dengan uang palsu.
• Pemain Bhayangkara FC Asal Bireuen TM Ichsan Siap Tampil Maksimal Lawan Persiraja Banda Aceh
Kepala Kantor Perwakilan BI Lhokseumawe, Yukon Afrinaldo, dalam rilisnya, menyebutkan, untuk mengenali ciri-ciri keaslian uang rupiah bisa dilakukan dengan cara Dilihat, Diraba, dan Diterawang atau 3D.
Penjelasan dari 3D:
1. Dilihat
Warna uang terlihat jelas dan terang, perubahan warna benang pengaman pada pecahan Rp 100.000 dan Rp 50.000, dan perisai logo BI pada pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, dan Rp 20.000.
Terdapat angka berubah warna (multicolor latent image) yang tersembunyi pada pecahan Rp 100.000, Rp 50.000, Rp 20.000, Rp 10.000, serta gambar tersembunyi (latenimage) berupa tulisan BI.
2. Diraba
Setelah memperhatikan uang dengan saksama, selanjutnya raba lah uang yang anda curigai. Anda akan merasakan ada bagian uang yang kasar, yang dicetak khusus yaitu pada gambar pahlawan, lambang negara, an gka nominal, huruf terbilang, frasa NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA, dan tulisan BANK INDONESIA.
Tuna netra bisa meraba kode tuna netra (blind code) di sisi kiri dan kanan untuk mengenali nilai nominal dan asli atau tidaknya uang kertas.
3. Diterawang
Setelah memperhatikan dan merabanya, angkatlah uang dan arahkan pada cahaya. Anda bisa menemukan tanda air (watermark) berupa gambar pahl awan dan logo BI yang akan terlihat utuh (recto verso).
• VIRAL Kisah Wanita Temukan Jodoh Melalui Mutualan di Twitter, Berawal dari Sering Stalking
Lalu apa yang harus dilakukan ketika menerima/ menemukan uang yang diragukan keasliannya?
Ketika menerima/menemukan uang yang diragukan keasliannya, masyarakat diimbau untuk melakukan langkah- langkah sebagai berikut:
1. Tidak membelanjakan uang yang diragukan keasliannya.
2. Menyampaikan uang yang diterima dan diragukan keasliannya kepada kantor bank terdekat, untuk dimintakan klarifikasi kepada Bank Indonesia atau langsung mengaj ukan permohonan klarifikasi ke kantor Bank Indonesia terdekat.
3. Melaporkan dugaan tindak pidana pemalsuan uang kepada kantor polisi terdekat.
Sedangkan cara melakukan permintaan klarifika atas uang rupiah yang diragukan keasliannya ke Bank Indonesia:
1. Menyampaikan surat permintaan klarifikasi ke Bank Indonesia.
2. Menyampaikan fisik uang rupiah yang diragukan keasliannya.
3. Menandatangani berita acara serah terima fisik uang rupiah yang diragukan keasliannya.
4. Menerima salinan berita acara serah terima fisik uang rupiah yang diragukan keasliannya. (*)
• Viral Video Kakek Sakit Ditandu 6 Kilometer untuk Berobat, Ada Fakta Memprihatinkan di Baliknya
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kepala-kantor-perwakilan-bi-lhokseumawe-yukon-afrinaldo.jpg)