Serambi Award 2020

Bank Aceh, Pelopor Ekonomi Syariah

Bank Aceh berkomitmen untuk melakukan transformasi kegiatan usaha dari sistem konvensional menjadi syariah,,,,,,,

serambinews.com/Budi Fatria
Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur menyerahkan sertifikat Serambi Award 2020 kepada Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah (BAS), Haizir Sulaiman 

BANK ACEH, PELOPOR EKONOMI SYARIAH

 Apresiasi yang diberikan ini kita harapkan menjadi pelecut bagi Bank Aceh untuk terus menjadi penggerak perekonomian daerah.

Pelopor Bank Syariah
Pelopor Bank Syariah (serambinews.com)

TAHUN 2015 lalu menjadi sejarah baru  bagi Bank Aceh. Melalui Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB), pada 25 Mei 2015 bertepatan dengan usia ke-42 tahun, Bank Aceh berkomitmen untuk melakukan transformasi kegiatan usaha dari sistem konvensional menjadi syariah. Setelah kick-off  tersebut, proses konversi dimulai dengan pembentukan tim konversi yang tentunya melalui koordinasi dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI).

Setelah melewati sejumlah tahapan dan proses perizinan, melalui Keputusan Dewan Komisioner OJK Nomor: KEP-44/D.03/2016 Tanggal 1 September 2016, Bank Aceh diberikan izin melakukan perubahan kegiatan usaha dari bank umum konvensional menjadi bank umum syariah. Penyerahan keputusan tersebut dilakukan Dewan Komisioner OJK melalui Kepala OJK Privinsi Aceh, Ahmad Wijaya Putra, kepada Gubernur Aceh saat itu, Zaini Abdullah, di Banda Aceh. Sesuai ketentuan yang berlaku, proses konversi dilaksanakan setelah diumumkan kepada Masyarakat  selambat-lambatnya sepuluh hari.

Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd. Din  menyerahkan sertifikat
Serambi Award 2020 kepada Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah (BAS),
Haizir Sulaiman
Pemimpin Perusahaan Serambi Indonesia, Mohd. Din menyerahkan sertifikat Serambi Award 2020 kepada Direktur Utama PT Bank Aceh Syariah (BAS), Haizir Sulaiman (serambinews.com/Budi Fatria)

Pelaksanaan seluruh proses konversi mengacu kepada Peraturan Bank Indonesia (PBI) Nomor: 11/15/PBI/2019 tentang Perubahan Kegiatan Usaha Bank Konvensional Menjadi Bank Syariah.   Selanjutnya, pada 19 September 2016, Bank Aceh, resmi melakukan kegiatan operasional secara syariah serentak di seluruh unit kerja. Proses konversi Bank Aceh menjadi tonggak sejarah baru bagi industri perbankan syariah di Aceh khususnya dan Indonesia umumnya.

Setelah konversi Bank Aceh, pertumbuhan industri perbankan syariah secara nasional akhirnya berhasil menembus angka 5 persen     Proses konversi Bank Aceh Syariah juga diharapakan dapat memberikan dampak positif pada seluruh aspek kehidupan ekonomi dan sosial masyarakat.

Dengan menjalankan prinsip syariah, Bank Aceh bisa menjadi titik episentrum pertumbuhan ekonomi dalam rangka mendorong pembangunan daerah yang optimal. Langkah konversi Bank Aceh juga telah diikuti oleh sejumlah bank daerah  seperti Bank Nusa Tenggara Barat dan Bank Nagari.

“Alhamdulillah, konversi yang dilakukan Bank Aceh sudah memberikan berkah bagi seluruh masyarakat dan industri keuangan di Aceh,” ujar Direktur Utama (Dirut) Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman. Setelah melakukan konversi,

menurunya, Bank Aceh meraih berbagai penghargaan di tingkat nasional. Pada tahun 2019, sebut Haizir, Bank Aceh mendapat beberapa penghargaan nasional untuk kategori Bank Umum Syariah Di antaranya, Penghargaan 8th “Infobank Digital Brand Award 2019,“ Penghargaan “Top BUMD 2019 Bidang Transfromasi,” Penghargaan Karim Award 2019 Kategori Bank Umum Syariah Aset di Atas Rp 20 Triliun, “The Best In Profi ttability & Effi  ceincy,” “The Best in Eff ective Financing,” “Anugerah Syariah” Republika Tahun 2019 Kategori Bank Umum Syariah Buku 2,  Tempo Financial Award 2019 Kategori Bank Umum Syariah dengan Predikat Sebagai “The Best Financial Performance,” dan penghargaan “Padmamitra 2019” dari Pemerintah Aceh pada Forum CSR Kemensos Republik Indonesia, dan peringkat II “Corporate Brand Bank Aceh Syariah.

SERAHKAN BANTUAN - Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, menyerahkan bantuan dari dana CSR untuk petugas
kebersihan
SERAHKAN BANTUAN - Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman, menyerahkan bantuan dari dana CSR untuk petugas kebersihan (serambinews.com/Budi Fatria)

” Penghargaan yang diterima Bank Aceh, tambah Haizir, tentunya tidak lepas dari dukungan masyarakat Aceh sehingga pada tahun ini Bank Aceh kembali diapresiasi oleh Serambi Indonesia sebagai “Bank Pelopor Ekonomi Syariah.” Penghargaan yang diberikan oleh kalangan media tentu patut disyukuri, terlebih diberikan oleh kelompok media dengan jumlah pembaca terbanyak di Aceh.

“Apresiasi yang diberikan ini kita harapkan menjadi pelecut bagi Bank Aceh untuk terus menjadi penggerak perekonomian daerah,” pungkas Dirut Bank Aceh Syariah, Haizir Sulaiman. (*)

“Apresiasi yang diberikan ini kita harapkan menjadi pelecut bagi Bank Aceh untuk terus menjadi penggerak perekonomian daerah. HAIZIR SULAIMAN Dirut Bank Aceh Syariah”

PENGHARGAAN UNTUK BANK ACEH TAHUN 2019 8th Infobank Digital Brand Award 2019 • Top BUMD 2019 Bidang Transfromasi • Karim Award 2019 Kategori Bank Umum Syariah Aset di Atas Rp 20 Triliun • The Best In Profittability & Efficeincy • The Best in Effective Financing • “Anugerah Syariah” Republika Tahun 2019 Kategori Bank Umum Syariah Buku 2 • Tempo Financial Award 2019 Kategori Bank Umum Syariah dengan Predikat Sebagai “The Best Financial Performance”  • “Padmamitra 2019” dari Pemerintah Aceh pada Forum CSR. (*)

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved