Berita Banda Aceh
Puluhan Prajurit Paskhas AU Dua Kompi Senapan di Aceh Terlibat Terjun Payung
Kegiatan latihan terjun payung yang menjadi agenda tahunan para prajurit Paskhas se-Aceh tersebut dipusatkan di Apron Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM)
Penulis: Misran Asri | Editor: Yusmadi
Laporan Misran Asri | Banda Aceh
SERAMBINWS.COM, BANDA ACEH - Puluhan prajurit Pasukan Khas (Paskhas) dari Kompi Senapan (Kipan) B Yonko 469 Paskhas Lhokseumawe dan Kipan C Yonko 469 Paskhas Banda Aceh, melaksanakan latihan terjun penyegaran (jungar) dari atas ketinggian 1.200 feet (kaki).
Kegiatan latihan terjun payung yang menjadi agenda tahunan para prajurit Paskhas se-Aceh tersebut dipusatkan di Apron Lanud Sultan Iskandar Muda (SIM), Blangbintang, Aceh Besar, Selasa (3/3/2020) pagi.
Latihan terjun payung yang ditunjukkan oleh 39 prajurit Paskhas dari dua Kipan tersebut disesaki ratusan undangan dari murid TK, SD, pelajar SMP, siswa SMA dan siswa Penerbangan serta msyarakata umum tersebut dimulai dari pukul 07.00 WIB.
Sebanyak 39 prajurit dari dua kompi senapan tersebut sudah mempersiapkan diri dengan segala perlengkapan, fisik, dan mental sebelum melakukan penerjunan menggunakan pesawat Hercules TNI Angkatan Udara dari Skadron Udara 31 Lanud Halim Perdanakusuma.
Dari kegiatan itu satu-persatu penerjun memasuki pesawat Hercules dan mengudara hingga dari ketinggian 1.200 feet (kaki) kemudian dilaksanakan terjun statik sebanyak 2 run.
Danyon 469 Paskhas Letkol Pas Yoga mengatakan, kegiatan ini sebagai bentuk latihan untuk meningkatkan kemampuan, kualitas dan profesionalisme prajurit Paskhas.
“Latihan ini dinamakan dengan terjun penyegaran. Melalui latihan ini diharapkan setiap prajurit mampu me-refresh atau mengingat kembali teori dan praktek penerjunan, sehingga terbentuk prajurit yang profesional selalu siap sedia setiap saat jika dibutuhkan,” ujarnya.
• Duta Besar Uni Eropa Bertemu Wali Nanggroe Aceh, Ini yang Dibahas
• Perayaan Ulang Tahun Selebgram Ini Berujung Petaka, 3 Orang Tewas Termasuk Suaminya
• Polisi Ringkus Pria Berpistol di Pidie, Juga Ditemukan Ganja dan Bong
Danlanud SIM, Kolonel Pnb Hendro Arief H, SSos, mengatakan terjun penyegaran sebagai bentuk pembinaan prajurit untuk menjaga, mempersiapkan dan membentuk mental serta fisik yang baik.
“Lanud Sultan Iskandar Muda sangat mendukung kegiatan ini, baik dari operasional penerbangan, kesiapaan tenaga medis, serta dukungan transportasi dan lain sebagainya. Setelah melaksanakan penerjunan prajurit paskhas melanjutkan latihan operasi perebutan dan pengendalian pangkalan udara," kata Danlanud SIM.
Hal itu merupakan spesialisasi pasukan khas TNI Angkatan Udara, kata Kolonel Hendro.
"Junggar ini, menjadi daya tarik masyarakat Aceh, khususnya para pelajar mulai dari TK, SD, SMP, SMA hingga Perguruan Tinggi yang kita undang dan turut hadir menyaksikan kemampuan prajurit Paskhas TNI Angkatan Udara," sebut Danlanud.
Karena itu, pada kesempatan tersebut dipergunakan untuk mengundang masyarakat agar dapat lebih dekat atau melihat secara langsung terjun penyegaran yang dilaksanakan di Lanud Sultan Iskandar Muda.
“Kesempatan ini juga kami gunakan sebagai ajang promosi TNI Angkatan Udara ke masyarakat, sehingga mereka lebih mengenal, lebih dekat dan mampu meningkatkan kemanunggalan TNI Rakyat di Aceh ini,” sebut Danlanud SIM.
Bagi masyarakat yang hadir, juga diperkenankan nai ke pesawat Hercules yang sebelumnya membawa prajurit Paskhas, serta mengabadikan setiap momen. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/prajurit-paskhas-dari-dua-kompi-senapan-melakukan-penerjuman-dari-pesawat-hercules.jpg)