Breaking News:

Twitter Uji Fitur Baru, #RIPTwitter Puncaki Trending Topic

fitur ini merupakan tweet baru yang memiliki durasi tayang lebih singkat, yaitu 24 jam sebelum akhirnya terhapus secara otomatis.

Tweets dari Kayvon Beykpour melalui twitternya @kayvz
Tampilan twitter dengan fitur fleet 

fitur ini merupakan tweet baru yang memiliki durasi tayang lebih singkat, yaitu 24 jam sebelum akhirnya terhapus secara otomatis.

Laporan Yeni Hardika

SERAMBINEWS.COM – Twitter saat ini sedang melakukan uji fitur terbarunya di Brazil.

Fitur itu disebut mirip dengan fitur stories pada aplikasi instagram.

Diberi nama fleet, fitur ini merupakan tweet baru yang memiliki durasi tayang lebih singkat, yaitu 24 jam sebelum akhirnya terhapus secara otomatis.

Dirangkum dari tekno.kompas.com, fleet juga memungkinkan mirip dengan instagram stories, yang memiliki banyak fitur edit foto dan video.

Namun, perubahan ini dikeluhkan oleh netizen dan mendorong tagar #RIPTwitter menjadi trending topic pertama hingga pukul 10.04 WIB, Kamis (5/3/2020).

Kronologi Lengkap Wali Santri Ngamuk hingga Ustaz Kena Pukul, Pengasuh Ponpes Buka Suara

Jabat Tangan Dilarang untuk Cegah Penyebaran Corona, Negara-negara ini Bikin Cara Baru Untuk Menyapa

Masker juga Langka di Luar Negeri, Warga Harus Pakai Popok Bayi Hingga Bra Wanita untuk Cegah Corona

Product Lead twitter, Kayvon Beykpour melalui cuitan di akun twitternya saat memperkenalkan fitur baru tersebut, mengakui bahwa format fitur fleet mirip dengan stories.

“Ya, ada banyak kemiripan dengan format stories yang familiar dengan orang-orang.

Ada juga beberapa perbedaan yang sengaja dibuat agar pengalamannya lebih fokus pada sharing dan melihat apa yang dipikirkan oleh orang lain,” cuit Beykpour dalam tweetnya.

Menurut pemaparan yang ia berikan melalui cuitannya, fitur baru ini merupakan salah satu bentuk perhatian mereka untuk melindungi privasi mereka.

Disebutnya, selama ini orang merasa tidak nyaman untuk tweeting karena tweet dapat dilihat dan dikomentari oleh siapapun, serta bersifat secara permanen.

Namun, pengguna justru tidak menginginkan fitur baru yang masih dalam tahap uji coba di Brazil ini diterapkan di twitter.

Salah satu alasannya ialah twitter tidak lagi berbeda dengan aplikasi lainnya yang menerapkan fitur stories.

Mereka juga mengeluh karena tidak bisa mengedit kembali tweets yang sudah mereka layangkan. (*)

Editor: Mursal Ismail
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved