Breaking News:

Serambi Award 2020

Inovasi Shabela Bangkitkan Pariwisata

keinginan besar mengembangkan industri pariwisata. Inovasi industri pariwisata ini menjadi fokus utama Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.

for Serambinews.com
Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Arifin M Nur menyerahkan sertifikat Serambi Award 2020 kepada Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar. 

Inovasi Shabela Bangkitkan Pariwisata

Plakat Penghargaan Serambi Award 2020 Aceh Tengah
Plakat Penghargaan Serambi Award 2020 Aceh Tengah (for Serambinews.com)

KOTA Takengon, Kabupaten Aceh Tengah, merupakan salah satu daerah dataran tinggi yang berada di kawasan tengah Provinsi Aceh.

Kabupaten penghasil komoditas kopi arabika Gayo ini memiliki udara sejuk serta pesona alam yang indah dipandang mata.

Keindahan alam dapat disaksikan hampir dari setiap sudut. Panorama alam yang indah ini, menjadi modal utama dalam pengembangan sektor pariwisata.

Tentu, semua tidak semudah membalikan telapak tangan.  Butuh sosok yang memang benar benar konsen serta memiliki keinginan besar mengembangkan industri pariwisata. Inovasi industri pariwisata ini menjadi fokus utama Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar.

Debit Air Berkurang, Wabup Abdya Ajak Masyarakat Jaga Lingkungan

Sejak dilantik menjadi orang nomor satu akhir tahun 2017 lalu, ia terus memacu sektor pariwisata. Hasilnya, kunjungan wisatawan domestik dan  mancanegara terus meningkat sejak beberapa tahun terakhir.

Meningkatnya jumlah kunjungan  tidak lantas membuat Pemkab Aceh Tengah berpuas hati. Berbagai upaya demi pengembangan sektor pariwisata masih terus dipacu.

Bukan sekadar berbicara di belakang meja, serta hanya wacana yang tertulis rapi di atas kertas, tetapi  juga mengimplementasikan dalam berbagai kebijakan.

PMTOH Bangun Usaha Bidang Kargo  

Lima orang joki cilik memacu kuda pada event pacuan kuda tradisional yang diselenggarakan di Lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, beberapa waktu lalu.
Lima orang joki cilik memacu kuda pada event pacuan kuda tradisional yang diselenggarakan di Lapangan HM Hasan Gayo, Blang Bebangka, Kecamatan Pegasing, Kabupaten Aceh Tengah, beberapa waktu lalu. (for Serambinews.com)

 Salah satu capaian Pemkab Aceh Tengah dalam pengelolaan pariwisata yaitu dengan ditetapkannya Qanun No 4 Tahun 2019, Tentang Rencana Induk Pembangunan Kepariwisataan Kabupaten Aceh Tengah 2019-2026.

Qanun ini merupakan dasar hukum dalam pembangunan kepariwisataan. “Qanun tersebut  mengatur tentang kepariwisataan dan kegiatan penguatan SDM yang akan mengelola sektor pariwisata,” kata Bupati Aceh Tengah, Shabela Abubakar yang didampingi Wakil Bupati, Firdaus SKM.

Tentu dengan melakukan sosialisasi dan pelatihan bagi pelaku pariwisata seperti pelatihan manajemen pengelolaan destinasi wisata, pemandu wisata, juga terkait dengan pembuatan bangunan penunjang sebagai daya tarik wisata.

Lahir di Puskesmas, Bayi di Aceh Jaya Akan Langsung Dapat Akte dan KIA

 

Qanun tersebut mengatur tentang kepariwisataan dan kegiatan penguatan SDM yang akan mengelola sektor
pariwisata. SHABELA ABUBAKAR-Bupati Aceh Tengah
Qanun tersebut mengatur tentang kepariwisataan dan kegiatan penguatan SDM yang akan mengelola sektor pariwisata. SHABELA ABUBAKAR-Bupati Aceh Tengah (for Serambinews.com)

Selain itu, lahirnya regulasi tersebut akan mendorong badan usaha milik kampung untuk bergerak di sektor pariwisata,  sehingga bisa menjadi desa wisata.

Dukungan lain terhadap pengembangan sektor pariwisata, Pemkab Aceh Tengah juga mempermudah dalam penerbitan izin untuk usaha homestay dan guest house  juga menggratiskan pajak daerah yaitu pajak hotel. Hal ini dilakukan sebagai upaya menjadikan wisata sebagai industri di daerah penghasil kopi itu.

Ribuan Guru belum Miliki NUPTK, Ini yang Dilakukan Dinas Pendidikan Pidie

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved