Breaking News:

Serambi Award 2020

Singkil Poles Surga Tersembunyi

Di sana juga merupakan lokasi selancar bagi peselancar profesional. Ombaknya tak pernah berhenti sepanjang tahun dengan ketinggian tiga meter ke atas.

for Serambinews.com
Pemimpin Redaksi Serambi Indonesia, Zainal Ari? n M Nur menyerahkan serti?kat Serambi Award 2020 kepada Bupati Aceh Singkil, Dul Musrid 

• Pulau Asok: Camping ground

Pantai Aceh Singkil
Pantai Aceh Singkil (for Serambinews.com)

Masjid Agung Sunda Kepala ‘Hidupi’ Diri dari Penyewaan Aula

Serangan Virus Corona Dituding Senjata Biologis Amerika, Pimpinan Garda Revolusi Iran Beberkan Bukti

Gencarkan Promosi dan Pemasaran

Kepala Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga Aceh Singkil, Edy Hartono memaparkan, mulai tahun depan, strategi pengembangan wisata bahari Kepulauan Banyak akan masuk pada tahap promosi dan pemasaran.

Promosi dan pemasaran, urainya, dilakukan dengan melibatkan semua instansi yang mendukung pengembangan industri pariwisata.

“Tidak ada ego sektoral. Program ke depan dengan potensi dan fasilitas yang ada promosi dan pemasaran dengan melibatkan instansi pendukung kegiatan pariwisata,” kata Edy Hartono.

Program lain, sebut dia, adalah mengubah pola piker semua masyarakat. Di mana setiap penduduk Aceh Singkil diarahkan sadar daerahnya sudah menjadi tujuanwisata.

“Sehingga sikap ramah tamah wajib ditunjukkan kepada setiap tamu yang berkunjung,” ujarnya. Pada bagian lain, Edy Hartono menyatakan, setiap pulau dalam gugusan Kepulauan Banyak memiliki karakteritis dan ciri khas berbeda.

Perbedaan itu menjadi daya tarik lantaran sekali berkunjung, para wisatawan mendapatkan banyak atraksi. “Pulau dan pantai bisa ditemukan dimana saja, tapi di Kepulauan Banyak setiap pulau ada gula-gula penarik yang tidak didapatkan di daerah lain,” pungkasnya.

Ganda Campuran Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso Coba Peruntungan di All England Open 2020

Tahap Seleksi CPNS Masuki Akhir Proses, Berikut Rincian Gaji Pokok PNS Baru dari Golongan 1 hingga 4

Galakkan Gerakan Sadar Wisata

Destinasi wisata bahari di Kepulauan Banyak, Aceh Singkil, terus menggeliat dari hari ke hari. Hal ini tak lepas berkat gebrakan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil di bawah kepimimpinan Bupati Dulmusrid yang giat berkolaborasi dengan Pemerintah Pusat dan Pemerintah Aceh, dalam memoles wisata bahari Kepulauan Banyak.

Dimulai dengan pengembangan destinasi wisata Pulau Panjang melalui kucuran dana senilai Rp 1,4 miliar bersumber anggaran Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT).

Kemudian Dulmusrid bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Ditjen Konservasi Sumber Daya Alam Ekosistem (KSDAE) dan Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Aceh, membangun dermaga apung di Pulau Panjang.

Paling anyar adalah pembelian kapal cepat yang menjadi moda transportasi menuju Kepulauan Banyak dari daratan Singkil.

Gebrakan lain adalah pembentukan desa wisata Pulau Balai serta pelatihan pengrajin cinderamata. “Memang belum belum memadai, sebab terbatas anggaran. Tapi pengembangan wisata bahari Kepulauan Banyak kami prioritaskan,”

kata Bupati Aceh Singkil, Dulmusrid kepada Serambi, beberapa waktu lalu. Ganjalan paling utama dalam pengembangan wisata bahari Kepulauan Banyak, beber Bupati, adalah belum tersedianya moda transportasi udara serta hotel berbintang. Transportasi udara dan hotel berbintang, ulasnya, dibutuhkan untuk menyasar wisatawan Asia dan kelas menengah ke atas.

Menurut Dulmusrid, problem itu sedang berusaha dipecahkan dengan melakukan lobi kepada Pemerintah Aceh dan Pusat, untuk memperpanjang landasan pacu Bandara Syekh Hamzah Fansuri, agar dapat dilandasi pesawat sekelas bombardir. "Serta melobi investor Timur Tengah membangun hotel di Pulau Banyak," pungkas Bupati.

Editor: iklan@serambinews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved