Pria Ini Ketahuan Jilat Es Krim di Supermarket, Dihukum Rp 36,6 Juta dan Kerja 100 Jam tanpa Bayar

Pria ini dihukum 30 hari penjara 2 tahun percobaan karena diketahui menjilati es krim lalu memasukkanya kembali ke freezer di sebuah supermarket.

KOMPAS.COM
Seorang pria dihukum penjara dan membayar denda puluhan juta karena ketahuan menjliat es krim di supermarket, lalu memasukkan kembali es krim tersebut ke dalam freezer. 

Pria Ini Ketahuan Jilat Es Krim di Supermarket, Dihukum Rp 36,6 Juta dan Kerja 100 Jam tanpa Bayar

Laporan Agus Ramadhan | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH – Seorang pria bernama D'Adrien Anderson (24) ditangkap kepolisan negara bagian Texas, Amerika Serikat.

Anderson dijatuhi hukuman 30 hari penjara dan hukuman percobaan dua tahun, karena diketahui menjilati es krim lalu memasukkanya kembali ke freezer di sebuah supermarket.

Ia mengakui, aksinya tersebut saat ini sedang viral dengan nama ‘menjilat es krim di toko’.

Video dirinya yang sedang menjilat es krim itu pun dibagikan di media sosial miliknya pada Agustus 2019 lalu.

Dilansir dari Skynews Jumat (6/3/2020), kamera pengintai di supermarket Walmart merekam aksinya yang kembali untuk mengambil es krim dari freezer dan membelinya.

Anderson telah didenda 1.000 Dolar AS atau Rp 14,2 juta dan diperintahkan untuk membayar 1.565 Dolar AS atau Rp 22,4 juta kepada perusahaan es krim tersebut.

Dia juga diperintahkan untuk bekerja selama 100 jam tanpa dibayar.

D'Adrien Anderson sedang menjilat es krim dan memasukkannya kembali ke dalam freezer di sebuah supermarket di Texas, AS pada Agustus 2019 lalu.
D'Adrien Anderson sedang menjilat es krim dan memasukkannya kembali ke dalam freezer di sebuah supermarket di Texas, AS pada Agustus 2019 lalu. (SKY.COM)

Viral, Wanita Gagal Nikah Usai Lamaran, Tunangannya Kembali ke Pelukan Mantan

Fakta Dibalik Penjual Es Krim Keliling Meninggal di Atas Sepeda Motor, Fotonya Viral di Media Sosial

VIRAL Video Kecelakaan di Medsos, Wanita Hamil Tertabrak Mobil di Depan Mata Suaminya Sendiri

Dia mengaku bersalah atas pelanggaran pidana dan mengatakan kepada polisi bahwa dia menjilat es krim sebagai lelucon sebelum kembali untuk membelinya.

Halaman
12
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved