Berita Nagan Raya

Peringati Hari Ginjal dan Sosialisasi Pencegahan Virus Corona di Nagan Raya

Simposium awam inu diadakan bertujuan memberikan pemahaman tentang pencegahan gagal ginjal dan seputar isu-isu infeksi virus corona..

Peringati Hari Ginjal dan Sosialisasi Pencegahan Virus Corona di Nagan Raya
For Serambinews.com
Ketua panitia dr Edi Hidayat

Laporan Rizwan | Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Klinik Utama Cahaya Husada Nagan Raya bekerja sama dengan Laboratorium Riset mengadakan simposium rangkaian peringatan hari ginjal sedunia, Kamis (12/3/2020).

Kegiatan di Aula Hotel Grand Nagan diikuti peserta kalangan medis dan mahasiswa dan masyarakat dengan tema "Ayo Nagan cegah sakit ginjal dan perkuat imunitas melawan infeksi virus orona (COVID-19) serta hadir Ketua IDI Nagan Raya, dr Babang Akwi Kusuma, dr Dedi Apriadi dari Dinkes setempat.

Simposium ini menghadirkan pembicara dr Edi Hidayat SpPD FINASIM, Dr Muldani Nosarios SpPD dan Dr Iflan Naufal MSCIH SpGK SPDLP yakni Ketiga pembicara membahas masing-masing tentang pencegahan gagal Ginjal, isu-isu terkini tentang infeksi virus corona dan imunonutrisi untuk meningkat imunitas melawan infeksi virus corona.

Ketua panitia, dr Edi Hidayat SpPD FINASIM mengatakan simposium awam inu diadakan bertujuan memberikan pemahaman tentang pencegahan gagal ginjal dan seputar isu-isu infeksi virus corona.

"Menurut International Society of Nephrology tahun 2018 terdapat 850 juta orang di seluruh dunia diperkirakan memiliki penyakit ginjal dengan berbagai penyebab dan 2,4 juta orang meninggal tiap tahun karena gagal ginjal serta 85 persen kasus penyakit tersebut berada di negara berkembang. Data Pernefri tahun 2013 terdapat sebanyak 2 per 1000 penduduk penduduk Indonesia menderita penyakit gagal ginjal dengan berbagai tahapan atau stadium," katanya.

Setelah Diamankan Bom Rakitan yang Ditemukan Warga Aceh Timur akan Dimusnahkan

Petani Gampong Ie Alang Dayah, Aceh Besar Panen Perdana Padi IF8, Hasilnya 12,3 Ton Per Hektar

Polisi Gadungan Ini Peras Wanita Demi Modal Nikah, Pelaku Setubuhi Korban di Hotel

Jumlah penduduk Aceh menurut sensus 2015 mencapai 5,3 juta jiwa berarti terdapat 10.600 orang masyarakat Aceh menderita penyakit ginjal kronik dengan berbagai tahapan.

Menurutnya, berdasarkan jumlah kunjungan pasien yang berobat ke polik rawat Jalan di Rumah Sakit Sultan Iskandar Muda dan Klinik Cahaya Husada Nagan Raya mayoritas penderita mengindap diabetes dan hipertensi dan kedua penyakit ini cukup banyak menimbulkan gangguan pada ginjal.

"Anehnya 1 dari 10 orang pasien tidak mengetahui bahwa dia terkena hipertensi dan 85 persen penderita diabetes tidak menyadari bahwa telah menderita penyakit tersebut. Kondisi inilah yang mendorong kita untuk peduli terhadap penyakit ini. Mengingat penyakit ginjal itu terdiri dari 5 tingkatan biasanya tingkatan 1, 2, 3, dan 4 tidak mempunyai gejala yang khas sehingga masyarakat tidak berobat," ujarnya.

Dikatakannya, pada kondisi tingkatan atau tahap 5 pasien baru mencari bantuan dokter sehingga terlambat dan rata-rata tahap ini harus menjalani cuci darah.

Dengan adanya kegiatan ini, kata Edi Hidayat diharapkan ikut menurunkan angka yang sakit di Nagan Raya. (*)

Penulis: Rizwan
Editor: Yusmadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved