Breaking News:

Aceh Hebat

Rekam Jejak Aceh Tanggap Corona, dari Tangani Mahasiswa di Wuhan Hingga Kesiapan Rumah Sakit

Pemerintah Aceh termasuk pihak yang bergerak paling cepat dalam menangani warganya yang berada di Wuhan untuk mencegah corona

HUMAS PEMERINTAH ACEH
Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hanif, Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine dan rombongan meninjau ruangan serta fasiitas ruang Isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU), tempat perawatan pasien suspect virus Corona di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Kamis (12/3/2020) 

Sementara di berbagai pelosok Aceh sendiri pemerintah terus mensosialisasikan upaya pencegahan agar masyarakat terus mewaspadai virus tersebut.

Presiden Jokowi Umumkan Corona Masuk Indonesia

Presiden Joko Widodo pada , Senin (2/3/2020) mengumumkan adanya dua orang di Indonesia yang positif terjangkit virus corona.

Itu merupakn kasus pertama yang terdeteksi. Menurut Jokowi, dua warga negara Indonesia tersebut sempat kontak dengan warga negara Jepang yang datang ke Indonesia.

Pasca ditemukannya kasus tersebut, Pemerintah Aceh kemudian segera melakukan rapat membahas upaya pencegahan lebih lanjut. Sekda Aceh, Taqwallah, pada Jumat (6/3/2020) melakukan pertemuan dengan unsur forkopimda guna menentukan langkah antisipasi yang terkoordinasi di Aceh.

Antisipasi Virus Corona, Darwati: DPRA dan Pemerintah Aceh Harus Bertemu Bahas Situasi Aceh Terkini

Rapat melibatkan unsur Kodam Iskandar Muda dan Polda Aceh, PT Angkasa Pura Bandara SIM, Kepala Pelabuhan, Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA), Pengadilan Tinggi, Kepala Kanwil Beacukai Aceh, BPOM, Kejaksaan Tinggi, Bank Indonesia dan sejumlah Kepala Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA).

Pembentukan Satgas Anti Virus Corona

Asisten Operasi Kodam IM, Kolonel Inf Wahyu Dili Yudha Irawan, yang mengikuti rapat bersama Sekda Aceh pada Jumat (6/3/2020) mengatakan, pihak TNI telah membentuk satgas anti virus corona.

Satgas ini bertujuan untuk mengedukasi masyarakat dalam menyikapi penyebaran virus.

Anggota TNI yang ada di daerah diperintahkan agar memberi pelajaran singkat tentang corona ini sampai kepada masyarakat. Mereka ditugaskan sampai ke sekolah dan kelompok masyarakat.

Tinjau Kesiapan Rumah Sakit

Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hanif, Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine dan rombongan meninjau ruangan serta fasiitas ruang Isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU), tempat perawatan pasien suspect virus Corona di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Kamis (12/3/2020).
Plt Gubernur Aceh, Ir. Nova Iriansyah, MT didampingi Kepala Dinas Kesehatan, dr. Hanif, Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT K-Spine dan rombongan meninjau ruangan serta fasiitas ruang Isolasi Respiratory Intensive Care Unit (RICU), tempat perawatan pasien suspect virus Corona di RSU Zainoel Abidin, Banda Aceh, Kamis (12/3/2020). (HUMAS PEMERINTAH ACEH)

Nova Iriansyah pada Kamis (12/3/2020) memimpin peninjauan kesiapan Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin di Banda Aceh dalam menangani pasien yang mengalami gejala mirip Virus Corona atau COVID-19.

RSUDZA telah menyiapkan enam ruang khusus untuk menangani pasien kasus Virus Corona.

VIDEO - Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah, Tinjau Ruang Rawat Pasien Suspect Corona di RSUZA

Saat itu, terdapat dua pasien yang mengalami gejala mirip COVID-19 yang ditangani di ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) RSUDZA, Banda Aceh.

Hasil laboratorium pemeriksaan atas kedunya telah dikirim ke Badan Litbangkes Kementerian Kesehatatan. Kedua pasien kemudian dinyatakan bebas virus corona dan dinyatakan boleh meninggalkan rumah sakit.

Plt Gubernur Aceh Keluarkan Surat Edaran Pencegahan Corona

Pelaksana Tugas Gubernur Aceh Nova Iriansyah, mengeluarkan surat edaran Nomor: 440/4820 yang menginstruksikan masyarakat untuk melakukan pencegahan penyebaran virus corona atau covid-19 melalui perilaku hidup bersih dan sehat, serta memperbanyak ibadah kepada Allah SWT.

Instruksi itu dituang dalam surat edaran yang ditandatangani Nova Iriansyah pada 12 Maret 2020.

“Masyarakat Aceh dihimbau menjaga wudhu, memperbanyak zikir, ibadah serta dari semua jenis penyakit termasuk corona,” kata Nova dalam surat itu.

Selanjutnya, Nova menginstruksikan masyarakat untuk menghindari berjabat tangan, berpelukan dan cipika-cipiki. Ketika bertemu sesama, cukup mengucapkan salam atau memberikan simbol pemberian hormat.

“Hindari semua jenis maksiat dan semua perbuatan yang jauh dari nilai-nilai agama dan syariat Islam,” tulis edaran itu.

Daftar Pemain, Pelatih dan Staf Klub Sepakbola yang Positif Terjangkit Virus Corona

Selanjutnya Nova menghimbau agar mengindari tempat perkumpulan massa yang dianggap tidak penting dan memperbanyak konsumsi sayur dan buah agar tubuh tetap sehat.

Selanjutnya, biasakan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir. “Hindari menyentuh mata, mulut dan hidung sebelum mencuci tangan secara benar.”

Selanjutnya adalah menjaga etika saat batuk. Senantiasa selalu menjaga jarak, menutup mulut dengan tisu atau kain. Hindari berdekatan dengan orang sakit serta satwa terutama hewan liar.

Selain itu, masyarakat Aceh diimbau untuk tidak bepergian ke daerah lain terutama daerah yang telah terjangkit, dalam arti mengurangi untuk berkunjung jika tidak dalam keadaan berkepentingan.

Jikapun harus bepergian tetap waspada dan tanggap dengan keadaan sekitar.

“Jika mengalami demam, batuk, sakit tenggorokan dan sesak nafas, agar menggunakan penutup mulut dan hidung serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan.”

Posko Siaga Wabah Virus Corona Dipindahkan

Pemerintah Aceh menginformasikan bahwa lokasi Posko Siaga Wabah Virus Corona yang sebelumnya berada di Dinas Sosial Aceh dipindahkan ke Jalan Kakap (depan Rumah Sakit Jiwa Aceh).

Koordinasi yang sebelumnya berada di bawah Dinas Sosial kini beralih ke Dinas Kesehatan Aceh. Pemindahan itu efektif dimulai sejak Rabu (12/2/2020).

Kampanye Kebersihan Melalui Gerakan BEREH

Sebelumnya pada akhir tahun lalu pemerintah Aceh juga telah melakukan gebrakan program Bersih Rapi Indah dan Estetis (BEREH), yang dikampanyekan untuk diselenggarakan di tempat layanan publik.

Menhub Positif Corona, Presiden Jokowi Tunjuk Luhut B Panjaitan Jadi Menteri Perhubungan Ad Interim

Program BEREH telah berdampak besar pada kebersihan instansi-instansi pemerintah, tempat pelayanan kesehatan dan sekolah-sekolah.

Program BEREH yang kemudian dikampanyekan Sekda Aceh dr. Taqwallah ke seluruh Aceh itu merupakan senjata ampuh untuk antisipasi penyebaran virus corona.

Program tersebut juga sesuai dengan salah satu upaya penannggulangan virus corona yaitu gerakan hidup bersih dan sehat.(*)

Editor: Muhammad Hadi
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved