Citizen Reporter

Cegah Corona, Lansia di Tamaura-nichi Bikin Masker Sendiri

Melihat kondisi Indonesia hari ini, hari ketika tulisan ini dibuat, khususnya di Kota Banda Aceh, persis seperti hari saya tiba di Sendai.

For serambinews.com
JULIANA FISAINI 

Melihat kondisi Indonesia hari ini, hari ketika tulisan ini dibuat, khususnya di Kota Banda Aceh, persis seperti hari saya tiba di Sendai.

JULIANA FISAINI, Dosen Teknik Sipil di Universitas Syiah Kuala dan Peneliti Junior di TDMRC, melaporkan dari Sendai, Jepang

KETIKA Presiden Jokowi mengonfirmasi kasus pertama virus Corona di Indonesia pada 2 Maret lalu, saya, mewakili Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Universitas Syiah Kuala, dan beberapa teman Indonesia lainnya sedang berada di Sendai, Prefektur Miyagi, Jepang.

Kami sedang mengikuti pelatihan mengenai pengurangan resiko bencana di JICA Tohoku.

Salah satu kegiatan yang kami lakukan adalah mengunjungi Tamaura-nichi, perumahan yang dibangun untuk penduduk relokasi korban bencana tsunami Jepang Timur yang terjadi pada tahun 2011.

Melihat kondisi Indonesia hari ini, hari ketika tulisan ini dibuat, khususnya di Kota Banda Aceh, persis seperti hari saya tiba di Sendai.

Saya tiba di Sendai pada 26 Februari, sehari sebelum Perdana Menteri Shinzo Abe merumahkan murid SD dan SMP di seluruh wilayah Jepang.

Lagi, Seorang Gadis Pulang dari Bali Datangi RSU Cut Meutia Aceh Utara, Minta Diperiksa Kesehatannya

Hari ketika pemerintah baru saja mengumumkan bahwa sekolah harus ditutup sementara dan proses belajar- mengajar dilakukan di rumah masing-masing.

Bedanya, Pemerintah Jepang saat itu sudah memiliki peta penyebaran Covid-19 yang sangat informatif sehingga kita bisa mengetahui wilayah mana yang harus dijauhi.

Meskipun berdasarkan peta tersebut, waktu itu belum ada suspect di Kota Sendai, namun perilaku preventif sudah diberlakukan sejak awal.

Halaman
1234
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved