Berita Nagan Raya

GeRAK Apresiasi Polres Nagan Raya, Berhasil Bekuk Penambang Emas Ilegal  

“Catatan kita dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2020, telah berhasil diungkap tiga kasus praktik ilegal mining. Ini sebuah keberhasilan polisi...

For Serambinews.com
Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edi Syahputra. 

“Catatan kita dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2020, telah berhasil diungkap tiga kasus praktik ilegal mining. Ini sebuah keberhasilan polisi di Nagan Raya,” kata Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edi Syah Putra dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Selasa (17/3/2020).

Laporan Rizwan| Nagan Raya

SERAMBINEWS.COM, SUKA MAKMUE - Lembaga Gerakan Anti Korupsi (GeRAK), memberikan apresiasi kepada Polres Nagan Raya.

Apresiasi diberikan karena dianggap telah berhasil melakukan penangkapan terhadap pelaku yang diduga melakukan aktivitas tambang emas ilegal atau ilegal mining di kabupaten itu. 

 “Catatan kita dalam kurun waktu tahun 2019 hingga 2020, telah berhasil diungkap tiga kasus praktik ilegal mining. Ini sebuah keberhasilan polisi di Nagan Raya,” kata Koordinator GeRAK Aceh Barat, Edi Syah Putra dalam keterangan tertulis kepada Serambinews.com, Selasa (17/3/2020).

GeRAK yang turut membawahi kerja Nagan Raya menjelaskan, tiga kasus tersebut yakni pertama menangkap lima penambang emas ilegal di Desa Panton Bayam Kecamatan Beutong pada September 2019 silam dan pelaku telah divonis. 

Kasus kedua, awal tahun 2020 terdapat enam warga dibekuk Krueng Inong Desa Kabu Tunong, Kecamatan Seunagan Timur, Nagan Raya. 

“Kasus ketiga awal Maret 2020 kembali menangkap 3 pelaku tambang emas ilegal di Desa Blang Neuang, Kecamatan Beutong dan dari dua di antaranya telah jadi tersangka,” katanya.

Bus Trans Koetaradja Alami Pecah Ban Depan di Simpang Lampriet, Timbulkan Kemacetan Lalu Lintas

Menurut Edi, penangkapan terhadap pelaku yang diduga telah melakukan tambang emas ilegal patut didukung sepenuhnya oleh berbagai pihak.

Mengingat kerusakan alam atau lingkungan yang ditimbulkan dari praktik penambangan tanpa terkendali. 

GeRAK berharap, dengan kasus-kasus yang telah terungkap diharapkan menjadi efek jera serta diharapkan ke depan tidak ada lagi kasus tambang emas ilegal. 

Seperti diberitakan, Polres Nagan Raya kembali menangkap 3 pelaku penambang emas ilegal di kawasan pedalaman Desa Blang Neuang, Kecamatan Beutong kabupaten setempat, Senin (9/3/2020) sekira pukul 15.00 WIB. 

Selain membekuk tiga warga dalam kasus itu, polisi mengamankan dua unit exvator (beko) dan serbuk emas murni 25 gram sebagai barang bukti (BB).

Ketiga warga dijerat dengan Pasal 158 Undang-undang (UU) Nomor 4/2009 tentang minerba. (*)

Diduga Poliandri, Suami Pertama Bongkar ‘Borok’ Jennifer Dunn, Singgung Wawan dan Faisal

Penulis: Rizwan
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved