Berita Aceh Jaya

Pelabuhan Aceh Jaya Diminta Tidak Izinkan Sandar Kapal Asing

Sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya meminta pihak pemerintah kabupaten setempat dan otoritas pelabuhan Calang yang berada dikawasan..

IRNA
Ilustrasi virus corona 

Pelabuhan Aceh Jaya Diminta Tidak Izinkan Sandar Kapal Asing

 

Laporan Riski Bintang I Aceh Jaya

SERAMBINEWS.COM, CALANG - Sejumlah elemen masyarakat di Kabupaten Aceh Jaya meminta pihak pemerintah kabupaten setempat dan otoritas pelabuhan Calang yang berada dikawasan Desa Bahagia, Kecamatan Krueng Sabee, untuk menunda sementara kedatangan seluruh kapal dari luar negeri ke Aceh Jaya.

Seperti yang disampaikan salah satu tokoh muda Aceh Jaya Nasri Saputra, dimana dirinya meminta pelayaran dan masuknya kapal asing ke Aceh Jaya ditunda hingga situasi akibat penyebaran virus Corona membaik.

“Kita tahu, jika pelabuhan Calang merupakan pintu masuk Negara lain ke Aceh, dan juga pelabuhan Aceh Jaya saat ini dijadikan sebagai lokasi bongkar tiang Pancang milik PLTU 3-4 Nagan Raya yang didatangkan dari China, juga menjadi lokasi muat CPO  yang di ekspor ke India,” jelasnya.

Untuk itu dirinya meminta Pemkab Aceh Jaya tegas agar menyurati pihak pelabuhan agar tidak menerima kedatangan kapal asing dimana ditakutkan menjadi pintu gerbang masuknya virus Corona ke Aceh Jaya dan Aceh umumnya.

Puluhan Pelanggar Busana, dan PNS Indispliner Terjaring Razia di Aceh Timur

DPRK Aceh Selatan Minta Masyarakat tak Panik Atas Informasi Virus Corona, Tapi Tetap Waspada

Cegah Dewan Keluyuran, Ketua DPRK Aceh Tamiang Keluarkan Moratorium Perjalanan Dinas

Ia menyampaikan kepada pemerintah agar tidak mengorbankan keselamatan masyarakat demi investasi.

“Kita meminta untuk sementara waktu pelabuhan tersebut tidak disandar oleh kapal asing hingga ancaman wabah Corona dinyatakan aman oleh pihak berkompenten,” tungkasnya.

Hal ini perlu dilakukan Pemkab Aceh Jaya guna mengawasi dan mengantisipasi penyebaran Covid-19. Meski Aceh Jaya belum ditemukan adanya kasus yang terpapar corona, namun langkah-langkah preventif perlu diambil untuk melakukan pencegahan.

Langkah dan upaya pencegahan merupakan kewajiban bagi kita bersama, termasuk pencegahan warga Aceh Jaya untuk keluar daerah, jika keperluan tidak sebegitu urgent, serta mencegah masuknya warga luar ke Aceh untuk sementara waktu.

Senada dengan Nasri, Alifah Ali juga memohon agar pihak pelabuhan dapat mempertimbangkan kondisi dan keadaan saat ini, serta menghentikan sementara kedatangan kapal.

“Sekolah diliburkan, PNS kerja dirumah, kok kapal asing datang, pencegahan seperti apa yang dilakukan, jadi mari bijak dalam menganalisis sebuah masalah seperti saat ini,” tandasnya.(*)

Seorang Pasien Berstatus ODP Dirawat Di RSU Datu Beru Takengon  

Cegah Virus Corona, Begini Cara Membuat Hand Sanitizer

Patroli Tim Gabungan Temukan Banyak Pelajar di Warnet dan Game PS di Langsa

 

Penulis: Riski Bintang
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved