Berita Aceh Utara

Satpol PP Aceh Utara Banyak Temukan Pelajar Main Game di Warnet dan Warung Kopi

“Kita rutin mengadakan razia di kecamatan dan di tempat tertentu selama ini,” ujar Kepala Satuan Satpol PP Aceh Utara Fuad Mukhtar

For Serambinews.com
Kepala Satuan Polisi Pamong Praja dan Willayatul Hisbah Aceh Utara Fuad Mukhtar MSM 

“Kita rutin mengadakan razia di kecamatan dan di tempat tertentu selama ini,” ujar Kepala Satuan Satpol PP Aceh Utara Fuad Mukhtar

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Selama dua hari terakhir ini Senin –Selasa (16-17/3/2020), Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Aceh Utara banyak menemukan pelajar dan siswa bermain game di warung kopi dan di warung internet di sejumlah kecamatan di Aceh Utara.

Pelajar dan siswa tersebut ditemukan di kawasan Tanah Jambo Aye, kemudian Geudong dan juga kawasan Kecamatan Dewantara. Padahal Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah melalui Dinas Pendidikan Aceh sudah meliburkan sekolah selama dua pekan mulai 16 sampai 29 Maret.

Tujuan sekolah diliburkan tersebut agar siswa dari TK sampai SMA dapat belajar di rumahnya dan tidak keluar rumah, untuk mencegah penyebaran virus Corona atau Covid-19.

“Kita rutin mengadakan razia di kecamatan dan di tempat tertentu selama ini,” ujar Kepala Satuan Satpol PP Aceh Utara Fuad Mukhtar kepada Serambinews.com, Rabu (18/3/2020).

Cegah Wabah Corona, Dua Masjid di Pidie Mulai tak Gunakan Sajadah

Seusai Bertandang Lawan PSM Makassar, Skuad Barito Putera Tes Kesehatan untuk Antisipasi Corona

Sekda Terima 65 SK Kenaikan Pangkat ASN

Disebutkan, razia rutin juga diadakan pada Senin-Selasa (16-17/3/2020). Dalam razia tersebut ditemukan sejumlah pelajar sedang bermain game di warnet dan juga warung kopi.

Kemudian kata Fuad, pelajar tersebut diarahkan petugas untuk kembali ke rumahnya masing-masing. “Razia tersebut dilakukan 30 personel dari tiga wilayah. Wilayah barat 10 personel, kemudian tengah dan timur masing-masinhg 10 personel,” ujar Fuad.

Ditambahkan, dirinya juga mengintruksikan personel yang bertugas di setiap kecamatan berjumlah 10 orang untuk ikut razia. “Jumlah personel kita sampai saat ini sudah mencapai 419 orang,” pungkas Fuad. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved