Breaking News:

Citizen Reporter

Melirik Cameron Higlands, Destinasi Wisata Kebun Teh di Tengah Gempuran Wabah Corona

Salah satu objek wisata yang sangat indah di Semenanjung Malaysia namun masih jarang dikunjungi oleh wisatawan adalah Cameron Highlands

Editor: Muhammad Hadi
FOR SERAMBINEWS.COM
Penulis beserta rombongan saat berada di Pekebunan Teh Sungai Palas Malaysia 

Salah satu alasannya adalah bahwa daerah ini di masa lalu dijadikan tempat peristirahatan bagi pendatang (dan penguasa) dari Inggris yang menduduki wilayah Malaysia selama berabad-abad lamanya.

Sehingga tak pelak banyak sekali bangunan dengan arsitektur khas Eropa yang terawat baik bisa dijumpai hingga saat ini. 

Jelang dan Hari Pertama Lockdown di Malaysia Atas Virus Corona, Begini Kondisinya

Surat yang dikeluarkan Kerajaan Malaysia untuk mencegah penyebaran COVID 19,  di Kantor Imigrasi
Surat yang dikeluarkan Kerajaan Malaysia untuk mencegah penyebaran COVID 19, di Kantor Imigrasi (Sumber Foto Maiza Mansur)

Well,,, Liburan kami ke Malaysia hampir saja di batalkan setelah keluar surat dari kerajaan Malaysia tentang upaya pencegahan COVID 19 atau biasa dikenal corona.

Ya, virus yang mulai dikenal di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, Cina ini telah membuat dunia lumpuh.

Malaysia sendiri pada tanggal 5 Maret 2020 menutup sementara Autogate warga Negara Malaysia, E-Gate warga negara asing di semua pintu masuk seluruh Negara.

Untuk menuju ke Cameron kami menempuh rute melalui Jalan Tol Lebuhraya Utara Selatan.

Malaysia Lockdown Selama 14 Hari, Pemerintah Beri Diskon Tagihan Listrik Selama Enam Bulan

Sedangkan untuk menuju ke Kebut Teh Sungai Palas, kita harus keluar Tol menyusuri pengunungan Jalan Tapah Susur keluar ke jalan cameron highlands dengan jarak tempuh sekitar 207 KM atau lebih kurang 4 - 5 jam perjalanan dari Kuala Lumpur.

Gugusan kota-kota kecil berjarak radius 1 hingga 2 KM di tanah tinggi Cameron ini dahulu adalah pos bukit yang di bangun oleh inggris pada 1930-an untuk melarikan diri dari gerahnya udara di dataran rendah.

Anda masih bisa menemukan bangunan bergaya klasik dan hamper bercorak sama terutama antara satu hotel dan hotel lainnya.

Di Brinchang dan Tanah Rata, dua tempat yang lebih ramai anda bisa menemukan restoran, warnet dan agen perjalanan dengan mudah.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved