Corona di Aceh

Disdik Haruskan Peserta UN Cuci Tangan Sebelum Masuk Kelas, Cegah Corona

"Kita menginginkan cuci tangan yang benar menjadi budaya bagi kalangan peserta didik di sekolah. Karena, dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah...

Foto Tekkomdik
Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA saat turun langsung ke se Bireuen untuk memantau UNBK, ikut mensosialisasikan dengan mengajak para peserta supaya mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan. 

"Kita menginginkan cuci tangan yang benar menjadi budaya bagi kalangan peserta didik di sekolah. Karena, dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah UNBK dapat mencegah dari virus corona (COVID-19)," ujar pria yang disapa Haji Nanda ini, Kamis (19/3/220).

Muhammad Nasir I Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BIREUEN - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pendidikan (Disdik) Aceh, terus melakukan sosialisasi pencegahan Virus Corona (COVID-19) di lingkungan pendidikan. 

Terhadap pelajar SMK yang sedang mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Disdik mengharuskan peserta mencuci tangan.

Kepala Dinas Pendidikan Aceh, Drs H Rachmat Fitri HD, MPA yang turun langsung ke sejumlah kabupaten/kota untuk memantau UNBK, ikut mensosialisasikan dengan mengajak para peserta supaya mencuci tangan sebelum masuk ke ruangan.

Rachmat Fitri menyampaikan, di Bireuen pihaknya melakukan sosialisasi tersebut saat siswa-siswi SMK menunggu sesi kedua pelaksanaan UNB. 

"Kita menginginkan cuci tangan yang benar menjadi budaya bagi kalangan peserta didik di sekolah. Karena, dengan mencuci tangan sebelum dan sesudah UNBK dapat mencegah dari virus corona (COVID-19)," ujar pria yang disapa Haji Nanda ini, Kamis (19/3/2020).

UNBK SMK sudah berlangsung sejak Senin 16 maret ini.

DPRK Banda Aceh  Minta Warga Siaga Tapi tidak Panik, Terkait Wabah Corona

Kadisdik Aceh beserta rombongan ikut memantau pelaksanaan di Lintas Timur Utara-Aceh.

Meliputi Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Kota Lhokseumawe dan Aceh Utara yang dimulai sejak Selasa (17/3).

Dikatakan H Rachmat Fitri, setiap sekolah yang dikunjunginya, ia selalu memastikan ketersediaan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di berbagai lokasi strategis di satuan pendidikan.

"Kita juga meminta sekolah memastikan ketersediaan sarana untuk cuci tangan pakai sabun dan alat pembersih sekali pakai serta rutin membersihkan ruangan dan lingkungan satuan pendidikan. Ini bertujuan untuk mendukung upaya pencegahan penyebaran virus yang pertama kali ditemukan di Wuhan, China," katanya lagi.

Menurutnya, pencegahan virus Covid-19 dapat dilakukan seperti dengan membiasakan pola hidup bersih, sehat, dan kegiatan olah raga yang teratur. 

"Membersihkan ruangan dan lingkungan satuan pendidikan secara rutin serta menghindari kontak fisik secara langsung seperti bersalaman," imbuhnya. (*)

VIDEO Siaran Langsung Shalat Jumat di Banda Aceh, Jamaah Penuhi Masjid Raya Baiturrahman

Penulis: Muhammad Nasir
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved