Selasa, 21 April 2026

Berita Gayo Lues

300 Lebih Warga Gayo Lues Masuk Dalam Daftar ODP, Diperkirakan Terus Meningkat

Tim gugus tugas pencegahan dan penanganan wabah penyakit virus corona di kabupaten Gayo Lues (Galus) mencatat sebanyak 300-an orang warga Galus terca

Penulis: Rasidan | Editor: Yusmadi
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Bupati Gayo Lues, M Amru didampingi Ketua STAIN Gajah Putih Takengon, DrZulkarnain MAg di Balai Musara Blangkejeren, Jumat (6/3/2020). 

Laporan Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM, BLANGKEJEREN - Tim gugus tugas pencegahan dan penanganan wabah penyakit virus corona di kabupaten Gayo Lues (Galus) mencatat sebanyak 300-an orang warga Galus tercatat sebagai Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Bahkan jumlah tersebut diperkirakan akan terus bertambah dan meningkat dari hari ke hari.

Berdasarkan informasi yang diperoleh Serambinews.com, Jumat (20/3/2020), seratusan warga Galus tercatat sebagai ODP untuk pencegahan virus corona di kabupaten itu.

Data tersebut diperoleh tim gugus tugas setelah melakukan pemeriksaan bersama di Pos Perbatasan Galus Agara rumah bundar kecamatan Putri Betung tersebut dalam dua hari terakhir ini dan perbatasan Galus Aceh Tengah di Ise-ise Pantan Cuaca.

Ketua Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan wabah virus corona di Galus, Suhaidi, kepada Serambinews.com, Jumat (20/3/2020) mengatakan, warga yang tercatat sebagai ODP tersebut akan dikarantina di rumahnya masing-masing dan dilakukan pemantauan oleh petugas gugus serta tim medis dari Puskesmas di setiap kecamatan tersebut.

"Semua pintu masuk ke Galus dilakukan pemeriksaan bersama melalui petugas yang melibatkan dalam pencegahan dan penanganan wabah penyakit corona tersebut, bahkan warga yang datang dari luar daerah atau dari daerah yang telah dinyatakan menyebar virus itu dilakukan pendataan dengan akurat, kemudian data itu dikirim kepuskesmas tempat warga tinggal dikecamatan itu," sebutnya.

Perpanjang Status Darurat Bencana Wabah Corona, Tahapan Pemilihan Penghulu di Gayo Lues Dihentikan

Ini Nama 11 Pemilik Rumah yang Terbakar di Pulo Ara Bireuen

Satgas TMMD Sosialisasi Pencegahan Virus Corona

Sementara itu, Ketua IDI Galus, dr Safwan kepada Serambinews.com, mengatakan, warga yang tercatat dalam ODP itu merupakan rawan menyebarkan virus corona.

Sehingga salah satu upaya untuk pencegahannya dilakukan karantina di rumah warga masing-masing.

Bahkan tim gugus tugas yang diperbatasan tersebut siaga 24 jam dan melakukan pemeriksaan setiap pengguna jalan dan penumpang angkutan yang masuk ke Galus itu.

"Saat ini warga Galus yang masuk dalam data ODP sudah mencapai 300-an orang, kini data dan angka itu merupakan masih angka tertinggi di Aceh saat ini. Bahkan angka dan jumlah itu diperkirakan bisa mencapai seribuan orang hingga berakhir masih darurat bencana yang diumumkan oleh BNPB sebelumnya,"sebutnya. (*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved