Cegah Corona, Zulfikar Aziz Imbau Fasilitas Umum Disemprot

Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Zulfikar Aziz SE, meminta Keuchik 604 gampong dalam 23 kecamatan di Aceh Be­sar mendata warga pendatang

Cegah Corona, Zulfikar Aziz Imbau Fasilitas Umum Disemprot
For serambinews.com
Zulfikar Aziz, Wakil Ketua DPRK Aceh Besar 

JANTHO - Wakil Ketua DPRK Aceh Besar, Zulfikar Aziz SE, meminta Keuchik 604 gampong dalam 23 kecamatan di Aceh Be­sar mendata warga pendatang (anak kost) dan warganya. Hal ini bertujuan untuk menghambat dan mendeteksi lebih dini penye­baran virus corona di pedesaan.

“Peranan Keuchick dan perangkatnya sangat penting untuk menghambat virus corona di pedesaan. Bukan hanya itu, mesjid-mesjid atau meunasah di pedesaan agar serta fasilitas umum agar disemprot alat desin­fektan atau bisa berupa alkohol,” kata Zulfikar, Jumat (20/3/2020).

Politisi PKS ini juga men­gatakan keuchik bisa menggu­nakan dana desa untuk pencega­han penyebaran virus corona ini. Zulfikar menyebutkan beberapa tips untuk menghambat penyeb­aran virus corona, seperti hindari kontak fisik langsung, beri ja­rak minimal satu meter dengan orang lain.

“Kemudian hindari tempat kerumunan seperti pasar, mall dan lainnya. Jangan dulu hadir dalam event, seperti konser, pa­meran dan sebagainya, jika tidak ada kebutuhan mendesak, maka tetap di rumah,” imbau Zulfikar.

Wakil Ketua DPRK Aceh Be­sar ini juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan benda di sekitar, seperti pegangan (handle pintu), hand railing tangga, tombol lif, saklar lampu, remote control, handphone, keranjang belanja, keyboard komputer, tombol mesin ATM, dan uang kertas.

“Selain itu, juga hindari menyentuh area wajah, terutama mata, hidung, dan mulut. Tangan kerap menyentuh banyak per­mukaan benda, yang bisa jadi ditempati virus, saat setiap orang berada di tempat umum. Setelah terkontaminasi, tangan dapat me­mindahkan virus ke mata, hidung, atau mulut. Dari sana, virus bisa masuk ke tubuh dan bisa mem­buat sakit,” jelas Zulfikar.

Lebih dari itu, Zulfikar mengimbau setiap warga hindari batuk dan bersin. Setiap orang yang batuk maupun bersin sangat dianjurkan untuk menutup mulut dan hidungnya dengan siku untuk mencegah penularan virus. Menu­tup mulut dan hidung dengan tisu yang bersih saat batuk atau bersin juga disarankan. Namun, segera buang tisu tersebut ke tempat sampah.

Tetesan yang keluar lewat hidung atau mulut saat seseorang bersin atau batuk bisa menye­barkan virus. Oleh karena itu aturan tersebut perlu dipatuhi semua orang untuk meminimal­isir penularan penyakit, terma­suk Covid-19.

“Jika demam, batuk, dan sulit bernapas, segera cari per­awatan medis. Selain itu, juga tetap di rumah jika Anda merasa kurang sehat, seperti mengala­mi demam, batuk dan kesulitan bernapas, cari bantuan medis. Ikuti arahan petugas kesehatan yang memeriksa Anda. (dab/*)

BANDA ACEH - Ketua TP PKK Banda Aceh, Nur­miaty AR, mengharapkan kepada kaum ibu untuk berbelanja sembilan bahan pokok (sembako) secuk­upnya untuk kebutuhan dapur tiga hingga lima hari. Hal itu, katanya, untuk menghindari transaksi di pasar yang terlalu sering guna mengantisipasi penu­karan virus Corona.

Pemerintah juga sudah mengeluarkan imbau­an untuk tidak terlalu sering berkumpul dalam tem­pat ramai saat ini. “Para Ibu jika berbelanja cukup­kan sampai tiga hari, bahkan lebih. Sejauh ini kan kita mendengar banyak kasus penularan Covid-19 melalui uang kertas. Ini yang harus kita hindari,” kata Nurmiaty, Jumat (20/3), di kediamannya di Lam­paseh Aceh.

Nurmiaty menyebutkan, pola berbelanja seperti ini bukanlah fenomena ‘panic buying’ melainkan was-was dalam mencegah penularan virus corona yang saat ini sedang merebak. “Pada dasarnya kita tetap tenang, tapi hal ini saya rasa perlu dilakukan untuk mendukung imbauan pemerintah terkait pencegahan penularan virus corona. Apalagi kan di pasar itu tidak ada alat pendeteksi atau semacamnya,” katanya.

Istri Wali Kota Banda Aceh ini pun mengharap­kan kepada ibu-ibu, agar tetap safety dalam hari-hari dan tetap ikuti instruksi pemerintah terkait hal pence­gahan. “Selaku ibu rumah tangga, kita harus meng­utamakan kebersihan. Setiap bepergian diharapkan untuk membawa sanitizer, memakai masker, dan mencuci tangan dengan sabun usai beraktivitas. Da­lam hal ini juga, mohon para ibu aktif memantau kel­uarga serta anak-anak untuk belajar dan tidak keluar rumah,” katanya.(hba/*)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved