Video
VIDEO - Wawancara Penemu Islamic Jammer: Inovasi Anak Aceh yang Sempat Disita
Alat ini disita dari laboratorium kampus UIN Ar-Raniry, karena dianggap melanggar regulasi penggunaan frekuensi radio.
Penulis: Cut Muhammad Habibi | Editor: Amirullah
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Penyitaan perangkat 'Islamic Jammer' karya inovasi mahasiswa UIN Ar-Raniry oleh Balai Monitoring (Balmon) Frekuensi Radio Kelas II Banda Aceh, Rabu (11/3/2020), sempat menjadi perhatian publik.
Alat ini disita dari laboratorium kampus UIN Ar-Raniry, karena dianggap melanggar regulasi penggunaan frekuensi radio.
Sehari setelah penyitaan alat itu, pihak universitas berhasil mengembalikan alat tersebut ke kampus, setelah menjemput langsung ke Kantor Balmon.
• Mirip Kasus Vina Garut, Suami Jual Istri ke 4 Pria Gegara Kecanduan Film Porno, Ini Tarifnya
• Disebut Efektif Atasi Virus Corona, Ini Efek Samping Klorokuin, Jangan Konsumsi Sembarangan!
Pihak universitas meminta pihak balai mengembalikan Islamic Jammer menyusul aksi protes yang dilancarkan sejumlah aktivis mahasiswa.
Lantas apa itu Islamic Jammer sebenarnya? Berikut penuturan Zuyadi dan Yulidatullah, dua mantan mahasiswa UIN Ar-Raniry penemu inovasi tersebut, kepada Serambinews.com.
BACA SELENGKAPNYA: https://bit.ly/2J19Tum
Penulis: Firdha Ustin