DPRK Banda Aceh Tinjau Pembuatan Hand Sanitizer di SMK SMTI

Ketua DPRKBanda Aceh, Far­id Nyak Umar meninjau pembuatan hand sanitizer di SMK Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI)

DPRK Banda Aceh Tinjau Pembuatan Hand Sanitizer di SMK SMTI
FOTO DOKUMEN DPRK BANDA ACEH
Ketua DPRK Banda Aceh, Farid Nyak Umar didampingi Wakil Ketua, Isnaini Husda saat meninjau pembuatan hand sanitizer di SMK Sekolah Menengah Teknologi 

BANDA ACEH - Ketua DPRK Banda Aceh, Far­id Nyak Umar meninjau pembuatan hand sanitizer di SMK Sekolah Menengah Teknologi Industri (SMTI) di Jalan Tgk Di Blang, Gampong Mulia, Banda Aceh, Kamis (19/3/2020). Dalam peninjauan itu, Ketua DPRK didampingi Wakil Ketua, Isnaini Husna dan rombongan disambut Kepala SMK SMTI Banda Aceh, Hariyanto.

Pada kesempatan itu, Ketua DPRK Farid Nyak Umar menyampaikan kunjungan hari ini un­tuk merespon kebutuhan masyarakat terhadap anti­sipasi bersama penyebaran covid-19 di Banda Aceh. Kunjungan ini juga sebagai respon cepat kami setelah sebelumnyamereka ber­temu beraudiensi dengan kami di DPRK.

Hal ini sebagaimana imbauan oleh pemerintah kepada masyarakat un­tuk membudayakan hidup bersih. Salah satunya men­jaga tangan selalu bersih atau mencuci tangan den­gan hand sanitizen. Namun di lapangan, saat ini hand sanitizer sangat langka.

Sehingga, informasi bahwa SMK SMTI memiliki kemampuan dan memiliki SDM lokal untuk mempro­duksi hand sanitizer, maka DPRK pun langsung menin­jua kemampuan para siswa Aceh tersebut. “Makanya hari ini kita ingin melihat bagaimana kemampuan kom­petensi dari adek -adek kita ini,” kata Farid Nyak Umar.

Menurut Farid, mereka memiliki semangat memban­tu kebutuhan hand sanitizer di Banda Aceh. Kemudian, apabila ada investor yang menyuplai bahan baku, maka merea bisa memproduksi lebih banyak.

Farid berharap, mereka mampu memproduksi lebih banyak dan terus berlan­jut. Bahkan SMK SMTI diharapkan bisa berkolab­orasi dengan investor guna membantu Banda Aceh untuk menyediakan hand sanitizer.

Sementara Kepala SMK SMTI, Hariyanto menyam­paikan, pembuatan ini mur­ni untuk sosial karena sela­ma ini hand sanitizer mulai langka di pasaran. (Mun)

Editor: bakri
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved