Luar Negeri

Hentikan Penularan Virus Corona, Kompleks Masjid Al-Aqsa Resmi Ditutup untuk Umum

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan sepenuhnya ditutup untuk umum mulai Senin (23/3) waktu setempat, di tengah pandemi virus Corona atau COVID-1

Seorang jamaah muslim Palestina berdoa di luar kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem pada shalat Jumat pertama bulan suci Ramadhan, Jumat (19/6). Selama bulan suci Ramadhan, Israel memberikan kelonggaran bagi pria berusia di atas 40 dan wanita dari segala usia dari Tepi Barat dan Jalur Gaza untuk berdoa di tempat suci yang dikuasai Israel. AFP/AHMAD GHARABLI 

SERAMBINEWS.COM, YERUSALEM - Kompleks masjid al-Aqsa pada Senin (23/03/2020) resmi ditutup.

Hal itu diumumkan oleh otoritas yang mengelola situs-situs suci muslim di kota Yerusalem.

Kompleks Masjid Al-Aqsa di Yerusalem akan sepenuhnya ditutup untuk umum mulai Senin (23/3) waktu setempat, di tengah pandemi virus Corona atau COVID-19.

Dengan penutupan ini maka jemaah untuk sementara waktu sama sekali tidak bisa mengunjungi kompleks suci ini.

Langkah ini adalah kali pertama sejak 1967 bahwa situs tersuci ketiga Islam akan ditutup dari Jemaahnya karena arahan dari Waqf, yayasan muslim yang mengelola kompleks.

Hal itu dibenarkan oleh direktur masjid al-Aqsa, Syeikh Omar al-Kisswani kepada media Perancis, AFP.

Israel yang mengontrol pintu masuk ke kompleks itu sebelumnya telah memblokir akses ke situs titik flashpoint. Yang merupakan fokus aspirasi masyarakat Palestina untuk kenegaraan.

Menurut pernyataan dari Waqf pada Minggu (22/03/2020), jemaah tidak dapat mengunjungi masjid al-Aqsa sementara waktu.

Hal ini merupakan upaya dari rekomendasi agama dan medis.

Beberapa ratus orang menghadiri shalat jumat setiap minggunya, kondisi itu tentu memicu penularan virus corona semakin cepat.

Halaman
1234
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved