Luar Negeri

Sempat Catatkan 793 Kematian Harian Covid-19, Jumlah Korban Meninggal di Italia Turun 651 Sehari

Conte juga mengindikasikan lockdown nasional akan diperpanjang dalam waktu mingguan atau bahkan bulan, tapi belum diketahui pastinya.

AFP/ANDREAS SOLARO
Para pekerja medis di terusan meregangkan seorang pasien di bawah perawatan intensif ke rumah sakit sementara Columbus Covid 2 yang baru dibangun untuk melawan infeksi coronavirus baru, Senin (16/3/2020) di rumah sakit Gemelli di Roma. 

SERAMBINEWS.COM, ROMA - Secercah harapan muncul di Italia dengan penurunan jumlah korban meninggal 651 orang pada Minggu (23/3/2020), setelah sempat menyentuh angka 793 korban jiwa sehari sebelumnya.

"Angka-angka yang diumumkan hari ini lebih rendah daripada kemarin," kata Kepala Layanan Perlindungan Sipil Italia, Angelo Borrelli, dikutip dari AFP.

"Saya berharap dan kita semua berharap (penurunan) angka-angka ini dapat terjadi lagi di hari-hari berikutnya, tapi jangan lengah," imbuhnya.

Negeri "Pizza" telah melakukan banyak pengorbanan, mulai dari aspek ekonomi dan kebebasan sosial, untuk menghentikan penyebaran virus corona.

Perdana Menteri Giuseppe Conte mengambil langkah ekstra pada Sabtu, untuk menutup pabrik yang "tidak penting" sampai 3 April.

Conte juga mengindikasikan lockdown nasional akan diperpanjang dalam waktu mingguan atau bahkan bulan, tapi belum diketahui pastinya.

Denda juga dijatuhkan bagi para penduduk yang keluar rumah tanpa alasan jelas.

Khusus untuk area di sekitar Milan, denda ditingkatkan dari 206 euro (sekitar Rp 3,5 juta) ke 5.000 euro (sekitar Rp 85 juta).

Jumlah korban tewas pada Sabtu menunjukkan semua upaya itu gagal, namun angka-angka di Minggu memberi mereka harapan.

"Kita tidak boleh terlalu jemawa atau terlalu menafsirkan hal-hal," kata Pakar Komite Ilmiah Pemerintah, Franco Locatelli.

Halaman
123
Editor: faisal
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved