Breaking News:

49 Warga Indonesia Meninggal karena Virus Corona, Tertinggi di Asia Tenggara

Sebelumnya, Senin (23/3/2020) Indonesia mencatat 579 kasus secara nasional yang terkonfirmasi covid-19.

Editor: Mursal Ismail
Grafis Tribunnews.com/Ananda Bayu S
Seputar Virus Corona 

Sebelumnya, Senin (23/3/2020) Indonesia mencatat 579 kasus secara nasional yang terkonfirmasi covid-19.

Laporan Yeni Hardika 

SERAMBINEWS.COM – Dunia saat ini masih terus berperang melawan penyebaran virus corona.

Hingga pukul 18.00 WIB Selasa (24/3/2020), secara global virus itu telah menjangkiti 392.148 orang dan menyebabkan korban meninggal dunia hingga 17.138 jiwa.

Beberapa negara di Asia Tenggara juga mencatat adanya lonjakan kasus yang terjadi pada hari ini.

Berdasarkan data real time yang dikutip dari worldmeters.info, negara Indonesia, Malaysia, Brunei, Thailand, Filipina dan Laos melaporkan kasus temuan baru covid-19 pada hari ini.

Tak hanya kasus temuan baru, beberapa di antaranya juga ada yang melaporkan penambahan korban yang meninggal dunia akibat covid-19 ini.

Pemerintah Indonesia Dikritik Lambat Tangani Wabah Covid-19, Ini Respon Menko Luhut

RSUD Subulussalam Tambah Ruang Isolasi Pasien Covid, Jubir Satgas : APD Masih Minim

Plt Gubernur Aceh Tunjuk 11 RSUD Jadi RS Rujukan Corona 

Sebelumnya, Senin (23/3/2020) Indonesia mencatat 579 kasus secara nasional yang terkonfirmasi covid-19.

Sebanyak 49 pasien di antaranya telah meninggal dunia.

Kemudian terjadi lonjakan kasus pada hari ini, Selasa (24/3/2020) dengan tambahan 107 kasus baru dan 6 pasien yang meninggal dunia.

Namun, enam pasien yang meninggal ini termasuk bagian dari total 49 orang yang sudah meninggal itu. 

Dengan adanya penambahan kasus baru tersebut, Indonesia menjadi negara dengan kasus kematian tertinggi di Asia Tenggara, yaitu 55 kasus.

Disusul oleh Filipina dengan 35 kasus dan Malaysia 15 kasus yang meninggal dunia. (*)

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved